Puisi : Pulo Lasman Simanjuntak , SELAMAT TAHUN BARU IMLEK

Puisi : Pulo Lasman Simanjuntak


TAHUN BARU IMLEK 

angin musim 

cuaca berair

bertiup lembut,

membawa satu

pengharapan 


tahun baru imlek 

2576 kongzili 

meninggalkan masa lalu

sambut tahun kayu kelinci


berlayar di laut keberuntungan kebahagiaan

kesuksesan 

saling berkejaran


matahari datang

membawa cahaya hati 

mengusir kehidupan

diselimuti kebutaan


ramalan harus ditebar

hari baik

hari dipilih 

dengan cermat


hari membawa keberuntungan

kesuksesan

kebahagiaan


masa depan  cerah

penuh harapan

membawa keberuntungan kesuksesan

kebahagiaan

gong xi fa cai


Mediakotaonline, Jakarta, 28 Januari 2025 - Puisi  berjudul "Tahun Baru Imlek" karya Penyair Pulo Lasman Simanjuntak ini menggambarkan suasana tahun baru imlek yang penuh dengan harapan dan kebahagiaan. 

Dengan bahasa indah dan metafora yang kuat, puisi ini membawa pembaca ke dalam suasana yang cerah dan penuh harapan.

Beberapa kata-kata yang menarik dalam puisi ini adalah:

1.angin musim /cuaca berair/ bertiup lembut/ 

yang menggambarkan suasana tenang dan damai.

2.membawa satu pengharapan /tahun baru imlek 2576 kongzili/

yang menunjukkan harapan yang besar untuk tahun baru imlek.

3.meninggalkan masa lalu/ sambut tahun kayu kelinci/ yang menggambarkan perubahan yang positif dan harapan untuk masa depan.

4.berlayar di laut keberuntungan/ kebahagiaan/ kesuksesan/ yang menggambarkan perjalanan yang sukses dan bahagia.

5.gong xi fa cai/


Yang menutup puisi dengan ucapan selamat tahun baru imlek yang hangat dan tulus.

Puisi ini sangat cocok untuk dibaca pada saat tahun baru imlek, karena membawa harapan dan kebahagiaan yang besar.

(Eykel Lasflorest)/bryand)

Komentar

Halaman

IBU IBU SISWA/I PENERIMA PIP KECEWA KARENA ADA PUNGUTAN DARI PIHAK SEKOLAH

LSM GEMAS MINTA APH SEGERA USUT DUGAAN PUNGLI PIP DI SDN SUMBER JAYA 1

Pertemukan Seluruh Unsur Pemerintahan, Presiden Prabowo Apresiasi Rakornas Pusat–Daerah 2026

Seleksi SIPSS Berlanjut, Polda Banten Laksanakan Tes Jasmani

Sidang Gugatan Ijazah Presiden ke-7, PN Surakarta Imparsial