"Diduga Mark UP BUMdes Pada Pengadaan Ternak Ayam Bertelur Desa Baros Jaya Cinangka Kandang Ayam Terbengkalai"

 


"Diduga Mark UP BUMdes Pada Pengadaan Ternak Ayam Bertelur Desa Baros Jaya Cinangka Kandang Ayam Terbengkalai"

MKO, Cinangka Kabupaten Serang Banten- Pengelola Dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kp. Mendong desa Baros jaya kecamatan Cinangka kabupaten serang Banten sedang dalam sorotan setelah diduga menggerogoti dana BUMDes serta menggunakan anggaran Dana Desa (DD) untuk keperluan yang tidak sesuai dengan ketentuan hingga ratusan juta rupiah.

Tidak hanya kandang ayam yang terbengkalai, juga diduga terkait pembelian ternak ayam tahun 2025 lalu tidak ada Sampai saat ini. Warga masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya inisial (SR) Senin 2 Maret 2026 siang mengungkapkan kepada awak mediakotaonline, kekhawatiran mereka terkait penggunaan anggaran Dana Desa untuk pembangunan kandang ayam bertelur serta ayam nya yang menjadi aset BUMDes Tampa adanya seekor ayampun pun dikandang harus di pertanyakan.

Berdasarkan informasi yang ada, pembangunan kandang ayam serta ayam bertelur nya tersebut menghabiskan anggaran sebesar lebih kurang Rp200.000.000. Warga berharap ada verifikasi terhadap detail pengeluaran untuk bahan bangunan dan biaya tenaga kerja yang dibutuhkan serta belanja biaya yang dikeluarkan untuk belanja ayam bertelur. Kandang ayam yang dibangun sampai ini terlihat terbengkalai dan ayam bertelur nya pun tidak ada.

Selain kandang ayam bertelur ada juga kolam ikan milik siapa yang diduga Mark up kegunaannya.

"Wah gawat sudah " BUMDes di Kp. Mendong desa Baros jaya kecamatan Cinangka kabupaten serang ini, bagaimana bisa anggaran digunakan seperti ini tanpa ada pengawasan yang ketat,” ujar warga dengan nada kesal menyampaikan kekhawatirannya terhadap kondisi pengelolaan keuangan BUMDes dan Dana Desa di desanya, ungkap warga berinisial (HR) saat di tanya awak media di sekitar lokasi kandang ayam terbengkalai.

Ketika wartawan melakukan konfirmasi langsung kepada Kepala Desa Baros Jaya Abduh melalui telepon WhatsApp Senin 02 Maret 2026, ternyata istrinya yang menjawab, Kepala Desa sedang keluar, gak bawa HP, nanti suami saya pulang, jelasnya kembali lewat pesan singkat WhatsApp.

Hingga berita ini di publikasikan belum juga Kepala Desa Baros Jaya dan Ketua BUMDES memberikan penjelasannya. Kita masih menanti penjelasan Kepala Desa Baros Jaya Abduh dan ketua BUMDES.

“Kita meminta kepada pihak pihak Terkait Termasuk Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH) agar segera melakukan Audid karena sudah menyalahi aturan yang ada,” ucap salah satu perwakilan masyarakat kepada awak media.(bryand)

Komentar

Halaman

Mahmud Sodik, SH, MH, Laporkan Kembali Oknum Mantan Dewan H RN Atas Dugaan Pengrusakan dan Sengketa Lahan Di Sobang

Gesuri Mesias Bintang Merah Angota Dewan DPRD Kota Tangerang Berbagi Takjil Dibulan Ramadhan Bersama Anggota PAC PDI Perjuangan Ciledug

Pemanen Kebun Rambutan Gadaikan Nyawanya Demi Kejar Target Produksi Perusahaan

Tunjukkan Konsistensi IRMSAPS Milenial Sergai, Adakan Kegiatan Pesantren Kilat di Bulan Ramadhan Angkatan ke XV