Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 11, 2026

Soroti Program Makan Bergizi Gratis di Daerah, KNPI Pandeglang Akan Gelar Aksi Nasional

Gambar
  Soroti Program Makan Bergizi Gratis di Daerah, KNPI Pandeglang Akan Gelar Aksi Nasional MKO, Jakarta, — Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Pandeglang berencana menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) guna menyampaikan aspirasi terkait dugaan sejumlah persoalan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut. Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 13.00 WIB. Kegiatan itu juga direncanakan dirangkai dengan agenda buka puasa bersama sebagai bagian dari penyampaian aspirasi secara damai. Ketua Umum DPD KNPI Pandeglang, Saepudin, mengatakan langkah tersebut diambil setelah pihaknya menerima berbagai laporan dari wali murid penerima manfaat program MBG. Menurut dia, laporan tersebut berkaitan dengan kualitas menu, distribusi makanan, serta transparansi pengelolaan program di tingkat pelaksana. “Temuan di lapangan menunjukkan adanya sejumlah indikasi yang perlu me...

Ketua Partai Buruh Sergai Kecam Pengabaian K3 di Kebun Rambutan: Nyawa Karyawan PKWT Diujung Tanduk Egrek!

Gambar
  Ketua Partai Buruh Sergai Kecam Pengabaian K3 di Kebun Rambutan: Nyawa Karyawan PKWT Diujung Tanduk Egrek! MKO, SERGAI Sumut -  Ketua Exco Partai Buruh Kabupaten Serdang Bedagai, Saiddin Sitorus, angkat bicara menanggapi temuan lapangan terkait kondisi kerja ekstrem yang dialami karyawan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di Kebun Rambutan PTPN IV Regional 1. Karyawan dilaporkan dipaksa memanen kelapa sawit di area rawan di bawah jaringan listrik tegangan tinggi tanpa dibekali Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai, Rabu (11/03/2026).  Saiddin Sitorus menegaskan bahwa membiarkan pekerja memanen dengan alat egrek logam di bawah kabel listrik tanpa standar keselamatan ketenagalistrikan adalah bentuk "percobaan pembunuhan" berkedok efisiensi kerja. “Kami menerima laporan bahwa kawan-kawan pekerja PKWT di Kebun Rambutan diperintahkan memanen di ancak (area) yang tepat berada di bawah jaringan listrik. Ironisnya, mereka tidak dibekali helm isolasi, sarung tangan anti-lis...