Postingan

Menampilkan postingan dengan label BNN RI

BNN GELAR PERINGATAN HARKITNAS KE-117, REFLEKSIKAN SEJARAH KEBANGKITAN BANGSA DALAM KEBERANIAN MENJAWAB TANTANGAN GLOBAL

Gambar
BNN GELAR PERINGATAN HARKITNAS KE-117, REFLEKSIKAN SEJARAH KEBANGKITAN BANGSA DALAM KEBERANIAN MENJAWAB TANTANGAN GLOBAL #BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba  MKO, BNN RI ,Tanggal 20 Mei tercatat sebagai Hari Kebangkitan Nasional yang merupakan tonggak sejarah bangkitnya kesadaran rakyat Indonesia melawan penjajahan. Pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-117 ini, BNN kembali menggelar upacara sebagai refleksi atas sejarah kebangkitan bangsa, di ruang Moh. Hatta, gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur. Pada peringatan ini, Drs. Dicky Kusumawardhana, M.M., Plt. Inspektorat Utama (Irtama) BNN RI, selaku pembina upacara membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital yang berisi tentang makna kebangkitan nasional dan semangat perubahan dalam membangun bangsa. Dalam sambutan tersebut Dicky mengajak seluruh peserta upacara untuk kembali mengingat sejarah kebangkitan nasional yang digagas dengan pembentukan Budi Utomo. “Kita sedang membuka kembali halaman penting dari se...

MIMPI KERJA DI LUAR NEGERI: WASPADAI MODUS SINDIKAT NARKOBA, BNN-P2MI BANGUN SISTEM KEAMANAN KOMUNITAS PEKERJA MIGRAN

Gambar
MIMPI KERJA DI LUAR NEGERI: WASPADAI MODUS SINDIKAT NARKOBA, BNN-P2MI BANGUN SISTEM KEAMANAN KOMUNITAS PEKERJA MIGRAN  MKO, BNN RI Jakarta - Bekerja di luar negeri saat ini menjadi salah satu mimpi masyarakat Indonesia. Namun, di balik peluang tersebut, ancaman kejahatan narkotika membayangi. Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) berkomitmen memperkuat sinergi demi melindungi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari jeratan sindikat narkoba internasional. Hal tersebut menjadi fokus dalam audiensi antara Kepala BNN RI Marthinus Hukom bersama Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding, yang digelar pada Kamis (20/3), di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta Selatan. Dalam paparannya, Kepala BNN RI mengatakan besarnya minat masyarakat untuk mengadu nasib di luar negeri sering dimanfaatkan oleh jaringan narkotika. “Tercatat 106 Warga Negara Indonesia yang tertangkap karena membawa narkoba. Mereka awalnya dirayu, ber...