Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2014

Oknum Kelurahan Poris Pelawad Tajir Meraup Keuntungan

Gambar
Ilustrasi Tangerang, Awdi - Program Prona merupakan program BPN pusat dalam pelaksanaan pensertifikatan hak atas tanah secara massal, terutama bagi masyarakat golongan ekonomi lemah. Pembiayaan kegiatan prona bersumber dari dana APBN yang dialokasikan dalam Dipa Kantor Pertanahan Nasional Kota Tangerang secara gratis pada program pengelolaan pertanahan, yang artinya untuk program ini, para peserta tidak lagi dibebankan biaya pembuatan sertifikat. Kendati program prona telah menggunakan dana negara bagi BPN Kota Tangerang secara gratis, akan tetapi pelaksanaannya tidaklah demikian. Salah satunya terlihat di Kelurahan Poris Pelawad, Kota Tangerang, yang ikut pendaftaran program prona 2013 kurang lebih 215 bidang, tidak terlepas melakukan pemungutan biaya terhadap warga yang ingin mendaftarkan tanahnya menjadi sertifikat, dengan kisaran biaya Rp 3000.000 X 215  dikali sekitar Rp 716.600.000. Hal ini di dapat dari informasi warga sekitar yang mendapatkan prona tidak mau disebutk...

SMP AL-MUKHLISH MENUAI PRESTASI

Gambar
Jakarta Mediakota  Sekolah SMP AL-MUKHLISH yang terletak di jalan Duri kepa jakarta barat gedung sekolah yang berlantai 2 dengan jumlah siswa 225 yang di motori oleh Bapak AZHARI S.pd selaku kepala sekolah, terus menunjukan eksitensinya, berupa piala yang ber h asil diraih dalam even t : Tekondo Tingkat DKI Jakarta Juara 1, dan juga Futsal tingkat Jakarta barat juara 2, kepala sekolah bapak AZHARI S.pd sangat bangga apa yang telah diraih oleh anak didiknya, “ saya akan melakukan yang lebih baik lagi supaya anak-anak bisa mendapat pre s tasi apa lagi kegiatan yang sering dilakukan oleh siswa /menonjol adalah Futsal, Tekondo, dan lain-lain, kami akan terus melatih siswa supaya lebih meningkat kan prestasinya, ungkapan KEPSEK. Kesemangatan yang tidak mengenal lelah dan patang menyerah yang di lakukan oleh bapak Azh a ri S.pd dan Guru-guru yang profesional menjadikan siswa menjadi terdorong untuk menunjuk k an ke a hliannya di bidang ek stra kulikuler yang siswa suka, un...

TPT Jalan Nasional Tanpa Papan Informasi terindikasi menyalahi bestek

Iin Muhlisin Beberapa pekerja sedang membuat Pembangunan TPT tanpa papan Informasi di Kampung Lampis, Desa Tarumanegara, Kecamatan Cigeulis. Kamis (12/6). Cigeulis – Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) Jalan Nasional yang didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2014 melalui Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) tepatnya di Kampung Lampis, Desa Tarumanegara, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang tanpa papan informasi. Padahal setiap pembangunan yang menggunakan keuangan Negara harus transparan.          Salah seorang Warga Ma’ruf mengatakan, pembuatan TPT jalan yang ada di Kampungya tersebut memang sudah dimulai sejak Bulan lalu akan tetapi dirinya tidak mengetahui terkait dengan apa dan siapa yang melaksanakan tersebut dikarenakan dilokasi pembangunan tidak ada papan informasi yang dapat menjelaskan hal tersebut. Selain memang tidak ada papan informasi, Warga disekitarnya juga belum pernah diberikan informasi terkait ...

Mangkraknya Proyek Dinas Tata Kota Tangerang, Kadis Enggan Bertanggung Jawab

Tangerang - Mediakota  Terkait mangkraknya 30 proyek pembangunan sekolah, kantor kelurahan dan UPTD pelayanan pajak bukan menjadi tanggung jawab Dinas Tata Kota, Pemkot Tangerang, melainkan Unit Pelayan Lelang (UPL). Hal itulah yang diungkapkan Kepala Dinas Tata Kota, Pemkot Tangerang Daviar. Menurutnya, UPL ketika melakukan lelang pengadaan secara elektronik (LPSE) kurang selektif kepada para pengusaha peserta tender. “Kita hanya pengguna anggaran, untuk memilih pihak ketiga sebagai pihak yang menjadi penyedia barang dan jasa. Atau kata lain pelaksana pembangunan itu ranahnya UPL,” ungkap Daviar kepada wartawan belum lama ini. Seharusnya, kata Daviar, UPL itu dalam menetapkan pemenang tender adalah pengusaha yang berkualitas sehingga pelaksanaannya berjalan sesuai aturan. “Dalam menetapkan pemenang itu tidak asal-asalan. Sehingga proyek tidak akan mangkrak seperti ini,” tuturnya. Dia juga menampik, terkait keterlambatan pembayaran perterminnya kepada pihak ketiga yang mel...

Marakanya Pembangunan Tower Tidak Berijin, Intregritas Pol PP Kota Tangerang Dipertanyakan

Gambar
Tangerang - Mediakota   Tower tak berijin, saat ini menjadi pembicaraan hangat di kalangan masyarakat Kampung Buaran Rt.03/15 Kecamatan Tangerang. Pantauan media di lokasi pembangunan tower pemancar seluler tersebut, menurut para pekerja di lokasi ketika dikonfirmasi mengatakan, tower yang mereka bangun di pemukiman padat penduduk saat ini tingginya sekitar kurang lebih 40 sampai dengan 50 meter, dan mulai dikerjakan pembangunannya awal bulan april. "Diperkirakan pembangunannya akan selesai pertengahan mei nanti,"ungkap salah seorang pekerja tower ini. Ketika disinggung perusahaan mana yang mengerjakan pembangunanya, dengan lugas pekerja ini mengatakan, tanya saja sama Pak Beri, selaku pengurus dan penanggung jawab pekerjaan disini. Sementara pemilik lahan dimana tower tersebut dibangun mengatakan, ‘kalau saya kan hanya menyewakan lahan saja,dan mengenai perijinan tower ini,saya tidak mengetahui,silahkan tanya saja kepada pihak tower,dan mengenai kordinasi kepad...

Kandang Sapi Milik Sekda Kab.Tangerang, Menuai Pro Kontra

Gambar
TANGERANG Mediakota - Keberadaan kandang sapi di Desa Buniayu Kecamatan Sukamulya menurut pantauan Lentera Indonesia seperti yang dibincangkan masyarakat menuai pro dan kontra,bahkan menurut beberapa sumber mengatakan pada awalnya di area seluas 5 hektar tersebut akan diperuntukan bagi pembangunan rumah sakit dan yayasan sarana pendidikan, namun kenyataan nya menjadi kandang sapi. Ditelusuri lebih detail mengenai siapa yang bertanggung jawab atas kepemilikan kandang sapi tersebut, Kepala Desa Buniayu Mardiana membenarkan,bahwa kandang sapi tersebut milik Sekda Kabupaten Tangerang bahkan beliau sempat menghadiri undangan syukuran pembukaan kandang sapi tersebut dan Sekda kab. tangerang berada di lokasi,jelasnya. ketika ditanyakan soal perijinan dari tingkat desa, Mardiana mengatakan pihaknya tidak tahu menahu karena pada waktu itu dari pihak kecamatan sukamulya yang langsung menanganinya. ” hanya sekdes saya katanya yang mensosialisasikannya ke warga,itupun tanpa pember...

Kades Blambangan Jadi Tersangka, Ratusan Kades se Banyuwangi Demo Kejari

Gambar
                            Banyuwangi, Media Kota - Ketua Asosiasi Kepala Desa Banyuwangi (ASKAB) di dampingi Ratusan Kepala desa se Kabupaten Banyuwangi, Saat ini melakukan unjukrasa di Kantor kejaksaan Negeri Banyuwnagi.”dan Ketua Askab dan ratusan kepala Desa memaksa Masuk didalam halaman kantor kejaksaan Negeri banyuwangi. Senen (19/5). Ketua Askab dan ratusan kepala Desa akhirnya berhasil memasuki di halaman kantor kejaksaan Negeri, dengan tujuan Kepala desa se Banyuwangi berunjukrasa dikantor kejaksaan Negeri tersebut, menuntut pembebasan rekannya yang dijadikan tersangak kasus korupsi program Prona tahun 2011. Kejaksaan Sebelumya menangkap kepala desa Blambangan, kecamatan Muncar, Purwanto Tanggal 8 Mei 2014. Dan akhirnya purwanto dijadikan tersangak atas dugaan penyimpangan pungutan anggaran Dana Program Nasional Agraria (Prona) yang dilakukan di desanya. Ke...

Akses Jalan hambat aktivitas warga

Gambar
Pandeglang . Media Kota Beberapa ruas jalan desa di Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten kondisinya sudah sangat menghawatirkan, khususnya di ruas jalan yang menghubungkan dua Desa yaitu desa ciawi dengan Desa Idaman,yitu sepanjang 2 kilo meter yang kondisinya sangat parah dan nyaris tidak bisa di lalui kendaraan.  kepala Desa Idaman , Salaman Jaliman  kepada koran ini menuturkan pasalnya akses jalan ini sudah lama rusak, adanya perbaikan yang di alokasikan dari dana PNPM tidak akan bisa maksimal kwalitasnya mengingat anggaranya terbatas,  salaman mengharapkan Pemerintah mengalokasikan anggaran khusus untuk perbaikan jalan tersebut paparnya, di tempat terpisah Saimi yang akrab di panggil Emok Kepala Desa Ciawi membenarkan ,parahnya kondisi jalan tersebut menghabat aktipitas warga mengingat nyaris tidak bisa dilalui kendaraan dengan demikian berdampak pada perekonomian warga yang mayoritas sebagai petani, Emok juga mengharapkan perlunya perhatian khusus ...

Program ternak UFO diduga tidak tepat sasaran Pandeglang

Gambar
29 Mei Pandeglang Mediakota  Program ternak kerbau yang digulirkan Dinas Pertanian Dan Peternakan Provinsi Banten diduga tidak tetap sasaran, pasalnya sejumlah kelompok yang ditemukan dipandeglang banyak yang tidak tepat sasaran dikalangan masyarakat contonya Kelompok Berkah Lestari yang beralamat didesa Tegal Wangi kecamatan Menes yang beranggotaan Dinasty (Keluarga) mulai dari kelompok hingga keanggotaan tidak luput dari dari keluarga bahkan tidak dicampuri oleh masyarakat yang lain. Rohmat Ketua kelompok Berkah Lestari saat dikonfirmasi belum lama ini, pihaknya mengakui jika kelompoknya mendapatkan progran UFO akan tetapi pihaknya menjelaskan hanya setruktural saja yang terpang-pang dirinya ketua karena semua kebutuhan kelompok dikelola oleh Rijki yang tak lain dari keluarganya sendiri" memang saya mendapatkan program itu (UFO_Red) cuma saya tidak tau menau akan kebutuhan kelompok, karena yang mengatur adalah Rizki bukan saya. Ujarnya saat dikonfirmasi dirumah...

Selamat Menempuh Hidup Baru

Gambar
Jakarta Barat. Selamat Menempuh Hidup Baru pasangan Pengantin anak dari kepala Perwakilan Jakarta Herdi Ginting

MISI VISI PANDEGLANG HANYA SELOGAN Dampak Kepentingan Pribadi dan Kelompok Lebih Diutamakan

Gambar
Pandeglang, Media Kota Misi Visi Kabupaten Pandeglang yang dituangkan pada LKPJ Bupati Pandeglang TA.2013 khususnya dikatakan untuk meningkatkan perekonomian daerah berbasis pertanian dan parawisata, juga meningkatkan pembangunan insfrastruktur khususnya perdesaan ternyata hanya selogan belaka. Karena para pemegang kebijakan dan kekuasaannya ternyata dalam menjalankan roda pemerintahannya sesungguhnya lebih peduli pada kepentingan pribadi dan kelompoknya dari pada kemajuan rakyat dan daerah yang dipimpinnya.   Bukti hal tersebut dapat dilihat pada masalah asset pemerintah Kabupaten Pandeglang Banten, seperti Pantai Wisata Karangsari sudah bisa dikatakan telah menjadi milik orang lain sesuai putusan dari Pengadilan Negeri Pandeglang dan Pengadilan Tinggi Banten. Sementara upaya yangserius untuk mempertahankan yang sudah menjadi asset Pemkab Pandeglang, agar misi visi meningkatkan perekonomian dan berbasis prawisata dapat tercapai dilakukan bagaikan hanya hangat-hangat tahi ...