Postingan

Menampilkan postingan dengan label MAHKAMAH AGUNG RI PENGADILAN MPR DPR

KETUA MA MENERIMA KUNJUNGAN DELEGASI HOGE RAAD BELANDA

Gambar
KETUA MA MENERIMA KUNJUNGAN DELEGASI HOGE RAAD BELANDA MKO, Jakarta-Humas MA Kamis 19 Juni 2025 - Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H menerima kunjungan delegasi Hoge Raad der Nederlanden (Hoge Raad) yang dipimpin oleh Presiden Hoge Raad, Hon. Dineke de Groot, pada hari Rabu, 18 Juni 2025, bertempat diruang Ketua MA. Dalam Kunjungan ini,  Presiden Hoge Raad belanda juga didampingi Hon. Mariken Van Hilten, Wakil Ketua Mahkamah Agung Kerajaan Belanda sekaligus menjabat Ketua Kamar Pajak dan Hon. Tijs Kooijmans, Hakim Agung pada Kamar Pidana. Suasana pertemuan berlangsung sangat hangat dan penuh dengan keakraban, merefleksikan kerjasama antara kedua lembaga yang telah terjalin lebih dari satu dekade. Kedua pimpinan pengadilan tertinggi membicarakan peluang untuk memperkuat kerja sama institusional antara Mahkamah Agung dan Hoge Raad dalam rangka mewujudkan peradilan yang mandiri, akuntabel, dan responsive terhadap perkembangan hukum, kebutuhan  masyarakat, dan ta...

Diskusi Hoge Raad Belanda dan Mahkamah Agung RI di Pengadilan Tinggi Surabaya, Bahas Apa?

Gambar
Diskusi Hoge Raad Belanda dan Mahkamah Agung RI di Pengadilan Tinggi Surabaya, Bahas Apa? MKO, Mahkamah Agung RI Humas MA, Jakarta Selasa,17 Juni 2025 - Diskusi antara Mahkamah Agung RI dan Hoge Raad Belanda, berlangsung interaktif, bahkan Ketua Kamar Pidana MA RI dan Ketua Kamar Pengawasan MA RI ikut mengajukan pertanyaan, kepada Presiden dan Wakil Presiden Hoge Raad Belanda. Pengadilan Tinggi Surabaya menerima kunjungan kerja dari Hoge Raad der Nederlanden (Mahkamah Agung RI Kerajaan Belanda), Selasa (17/6). Kunjungan Hoge Raad Belanda tersebut, didampingi para pimpinan Mahkamah Agung RI.  Adapun para tamu yang hadir di Pengadilan Tinggi Surabaya, antara lain Wakil Ketua MA RI Bidang Non Yudisial Suharto, S.H., M.Hum., Ketua Kamar Pembinaan MA RI Syamsul Maarif, S.H., LL.M., Ph.D., Ketua Kamar Pidana MA RI  Dr. H. Prim Haryadi, S.H., M.H., Ketua Kamar Pengawasan MA RI H. Dwiarso Budi Santiarto, S.H., M.Hum., Hakim Agung RI Dr. Cerah Bangun, S.H., M.H., dan Dirjen Badilum MA ...

Peran Peradilan Agama dalam Pengembangan Access to Justice di Indonesia*

Gambar
Peran Peradilan Agama dalam Pengembangan Access to Justice di Indonesia MKO, Mahkamah Agung RI Humas MA, Jakarta Selasa,17 Juni 2025 - Buku ini wajib dibaca bagi siapa pun yang ingin memahami lebih dalam komitmen peradilan agama dalam melayani masyarakat rentan. Penulis: Drs. H. Wahyu Widiana, MA dkk Judul Buku: Peran Peradilan Agama Dalam Pengembangan Access to Justice di Indonesia Penerbit: Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama, Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun Terbit: 2012 Sebuah buku setebal 250 halaman, dengan 138 halaman lampiran data yang komprehensif, hadir membawa narasi penting tentang peran vital Pengadilan Agama (PA) dalam mewujudkan keadilan. Karya ini dengan cermat mengulas bagaimana PA berjuang memberikan "access to justice" bagi mereka yang paling membutuhkan, di tengah berbagai keterbatasan yang ada. Buku ini menegaskan bahwa 'access to justice' seharusnya menjadi representasi idealisme lembaga peradilan, melampaui motif ekonomi yang kerap ...

Dipromotori Hatta Ali Membahas Contante Justitie, Edu Raih Gelar Doktor

Gambar
Dipromotori Hatta Ali Membahas Contante Justitie, Edu Raih Gelar Doktor MKO, Mahkamah Agung RI Jakarta Minggu, 15 Jun 2025 - Dalam praktik peradilan, administrasi dan teknis peradilan merupakan suatu keterkaitan yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain.  Manakala salah satunya terkendala, maka aspek sandingannya pun akan terbengkalai. Hal itu yang melandasi pentingnya pembahasan asas Contante Justitie.  Dalam sidang ujian terbuka untuk promosi doktornya, Edward T.H. Simarmata, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Palembang menyampaikan relevansi asas Contante Justitie dalam praktik persidangan dan administrasi peradilan. Edu, sapaan akrabnya mengangkat disertasi tentang Reformulasi Asas Contante Justitie untuk Optimalisasi Administrasi Perkara Pidana Berkeadilan.  Asas contante justitie sendiri mengandung pengertian prosedur hukum yang efisien dan menunjang keterbukaan, partisipasi aktif stakeholder, dan akuntabilitas dari peradilan itu sendiri. Fokus pembahasan asas c...

IKAHI Teguhkan Komitmen Profesi dalam Pembinaan Calon Hakim

Gambar
IKAHI Teguhkan Komitmen Profesi dalam Pembinaan Calon Hakim MKO, Mahkamah Agung RI Jakarta Minggu, 15 Jun 2025 - Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) menegaskan peran strategisnya dalam menjaga integritas dan profesionalisme hakim. Hal iti disampaikan melalui kegiatan pembinaan bagi calon hakim 2025. Pembinaan itu digelar di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta Pusat, Jumat (13/6) kemarin. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan IKAHI dalam membina kader-kader calon penegak hukum yang tidak hanya memahami hukum secara teknis, tetapi juga menjunjung tinggi nilai etika dan tanggung jawab profesi. Dalam pemaparannya, Ketua Umum Pengurus Pusat IKAHI, Dr H Yasardin menegaskan bahwa IKAHI merupakan satu-satunya organisasi profesi hakim di lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya. Sejak berdiri pada 20 Maret 1953, IKAHI telah konsisten memperjuangkan aspirasi para hakim dan menjaga independensi peradilan. "IKAHI bukanlah oposisi Mahkamah Agung. Justru sebaliknya, ...

Publik Apresiasi Peresmian Bale Kertha Adhyaksa Bali

Gambar
Publik Apresiasi Peresmian Bale Kertha Adhyaksa Bali MKO, Kejaksaan RI Jakarta – Peresmian Bale Kertha Adhyaksa di Kota Denpasar, Jumat (13/6/2025) yang dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Ketut Sumedana mendapat apresiasi dari masyarakat. "Ini bisa disebut inovasi hukum yang sangat visioner dalam menghadirkan solusi penyelesaian perkara yang lebih efektif dan efisien dengan mengandalkan pada nilai-nilai kearifan lokal," kata Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Yakub F. Ismail di Jakarta, Sabtu (14/6). Menurut Yakub, upaya memadukan konsep hukum yang hidup di masyarakat (living lawa) dan hukum nasional (positive law) merupakan sebuah langkah cemerlang dan solutif di tengah tingginya biaya perkara. "Di samping itu, Bale Kertha Adhyaksa juga hadir tidak sekadar mengutamakan keadilan formal, tapi keadilan substantif," ujarnya. Karena itu, menurut Yakub, kehadiran Bale Kertha Adhyaksa akan memberikan manfaat besar, tidak hanya dari segi peng...

Hakim Lakukan Decente Perkara Pengampuan: Wujudkan Keadilan Hakiki

Gambar
Hakim Lakukan Decente Perkara Pengampuan: Wujudkan Keadilan Hakiki MKO, Mahkamah Agung RI Jakarta Sabtu, 14 Jun 2025 - Jakarta Selatan – Jumat (13/6) Dalam rangka memeriksa secara menyeluruh perkara permohonan pengampuan terhadap Ny. LK, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melakukan kegiatan pemeriksaan setempat di kediaman pihak yang dimintakan pengampuan di bilangan Gandaria, Jakarta Selatan. Langkah ini diambil oleh Hakim, Saut Erwin H.A. Munthe untuk memastikan kondisi faktual dan keabsahan alasan permohonan yang diajukan oleh ketiga anak kandung Ny. LK. Mereka memohon agar ibunya yang telah berusia 90 tahun, dan menderita Pneumonia serta Demensia Stadium Lanjut, dapat secara sah diampu agar hak-haknya dapat dilindungi, terutama dalam pengelolaan harta bersama peninggalan almarhum suaminya. Kegiatan ini sejalan dengan semangat yang digaungkan oleh Prof. Sunarto, dalam pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar Kehormatan Ilmu Hukum di Universitas Airlangga. Dalam pidato berjudul "M...

Ketua MA: Public Trust Terreduksi Judicial Corruption Segelintir Orang

Gambar
Ketua MA: Public Trust Terreduksi Judicial Corruption Segelintir Orang MKO, Mahkamah Agung RI Jakarta,Kamis, 12 Jun 2025 - Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof Sunarto secara resmi mengukuhkan sebanyak 1.451 hakim baru dari empat lingkungan peradilan. Dalam sambutannya, Ketua MA menekankan pentingnya membangun korps hakim yang cadas, singkatan dari Cerdas dan Berintegritas sebagai pondasi kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. “Saudara-saudara, para hakim yang Saya banggakan, Kedua, pesan Saya untuk para hakim, saat ini Lembaga peradilan yang kita cintai sedang berhadapan dengan tantangan kepercayaan publik (public trust) yang terreduksi akibat perbuatan judicial corruption oleh segelintir orang,” kata Prof Sunarto. Hal itu disampaikan dalam pengukuhan hakim baru 2025 di Gedung MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir,Jakarta Pusat, Kamis (12/5/2025). “Sebagaimana sudah menjadi pengetahuan umum, perbuatan korupsi dapat terjadi karena bertemunya tiga hal yaitu kebutuhan (n...

Sejarah! Pertama Kali Pengukuhan Hakim Dihadiri Langsung Presiden

Gambar
Sejarah! Pertama Kali Pengukuhan Hakim Dihadiri Langsung Presiden MKO, Mahkamah Agung RI Jakarta Kamis, 12 Jun 2025 - Mahkamah Agung (MA) melalui BSDK MA RI berhasil mencetak sejarah untuk menggelar prosesi wisuda pengukuhan hakim langsung dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia. Seperti diketahui biasanya yang merasakan prosesi seperti ini adalah para lulusan Akpol dan Akmil. Sebagaimana disampaikan kepada Tim DANDAPALA di Gedung MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (12/6/2025), Kepala BSDK MA RI Bambang H. Mulyono, mengungkapkan bahwa kegiatan pengukuhan ini adalah yang pertama kali berhasil digelar oleh Mahkamah Agung, ungkapnya. “Ini merupakan prestasi yang patut diapresiasi oleh segenap warga peradilan, pasalnya, untuk pertama kalinya juga wisuda kelulusan hakim ini berbarengan untuk 4 Hakim Lingkungan Peradilan (Umum, Agama, TUN, Militer),” tegasnya. Sementara itu, Kabid Penyelenggaraan Diklat, Wiwik Windarwati, menyampaikan bahwa sebenarnya gagasan wisuda calon hakim ...

Generasi Baru Mahkamah Agung, Harapan Baru Supremasi Hukum Indonesia

Gambar
Generasi Baru Mahkamah Agung, Harapan Baru Supremasi Hukum Indonesia MKO, Jakarta Humas MA Kamis,12 Juni 2025 - Kehadiran para hakim yang baru saja dikukuhkan ini diharapkan mampu menjadi lembaran baru di Mahkamah Agung yang akan mewujudkan layanan berkeadilan kepada masyarakat. Presiden Prabowo hadir dalam pengukuhan hakim Angkatan 9 yang telah menyelesaikan pendidikannya pada Kamis (12/6) yang diselenggarakan di Gedung Mahkamah Agung RI. Generasi hakim baru yang dihasilkan oleh Mahkamah Agung kali ini berjumlah 1.452 (seribu empat ratus lima puluh dua) orang. Dengan rincian 921 (sembilan ratus dua puluh satu) hakim peradilan umum, 362 (tiga ratus enam puluh dua) hakim peradilan agama, 143 (seratus empat puluh tiga) hakim peradilan tata usaha negara, dan juga 25 (dua puluh lima) hakim peradilan militer. Para hakim Angkatan 9 ini, telah menyelesaikan Program Pelatihan Calon Hakim yang diselenggarakan selama hampir dua tahun. Para hakim Angkatan 9 ini, akan menjadi tulang punggung peneg...

Ketua Mahkamah Agung RI: Memimpin Tidak Hanya dengan Perintah Tetapi Juga Memimpin dengan Tindakan Nyata

Gambar
Ketua Mahkamah Agung RI: Memimpin Tidak Hanya dengan Perintah Tetapi Juga Memimpin dengan Tindakan Nyata MKO, Humas MA,Jakarta Kamis 12 Juni 2025 - Ketua Mahkamah Agung mengajak kepada seluruh pimpinan pengadilan, untuk meninggalkan legasi yang baik, agar kebaikan itu dikenang dan dicontoh oleh generasi penerus. Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., melakukan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan enam belas Ketua Pengadilan Tinggi Agama, bertempat di di Ruang Prof. Kusumah Atmaja, Gedung Mahkamah Agung, Jakarta pada Rabu (11/5). Adapun nama-nama dari 16 Ketua Pengadilan Tinggi Agama yang diambil sumpah dan dilantik, sebagai berikut: 1. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya: Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H.  2. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banten: Dr. Yusuf Buchori, S.H., M.S.I. 3. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak: Dr. Drs. H. Moch. Sukkri, S.H., M.H. 4. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Sulawesi Barat: Dr. Hasnawaty Abdullah, S.H., M.H. 5. Ketua Pengadilan Ti...

Kukuhkan 1.451 Pengadil Baru, Ketua MA: Jumlah Hakim Masih Belum Ideal

Gambar
Kukuhkan 1.451 Pengadil Baru, Ketua MA: Jumlah Hakim Masih Belum Ideal*  MKO, Mahkamah Agung RI Jakarta,Kamis, 12 Jun 2025 -:Ketua Mahkamah Agung (MA) hari mengukuhkan sebanyak 1.451 orang hakim dan 4 lingkungan peradilan. Prof Sunarto menilai dengan penambahan hakim baru tersebut akan menambah jumlah hakim yang telah ada saat ini yaitu 7.260 orang sehingga menjadi 8.711 orang hakim.  “Jumlah tersebut, tentu masih belum dapat dikatakan ideal jika dibandingkan dengan beban perkara yang diterima sepanjang tahun 2024 yaitu sebanyak 3.081.090 perkara,” kata Sunarto. Hal itu disampaikan dalam pengukuhan hakim baru 2025 di Gedung MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir,Jakarta Pusat, Kamis (12/5/2025). Dalam sambutannya, Prof. Sunarto menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme para hakim dalam menghadapi tantangan peradilan, termasuk menjaga kepercayaan publik yang sempat menurun akibat kasus judicial corruption. Para hakim juga diingatkan untuk menjunjung tinggi visi Mahkam...