Postingan

Menampilkan postingan dengan label PERHUBUNGAN RI JAKARTA

DITJEN HUBDAT PERIKSA 158 UNIT ANGKUTAN ORANG SELAMA PERIODE LIBUR PANJANG KENAIKAN ISA AL MASIH

Gambar
DITJEN HUBDAT PERIKSA 158 UNIT ANGKUTAN ORANG SELAMA PERIODE LIBUR PANJANG KENAIKAN ISA AL MASIH MKO, Kementerian Perhubungan RI BOGOR (2/6) - Dalam rangka meningkatkan aspek keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan khususnya pada angkutan orang, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan telah melaksanakan pengawasan dan penegakkan hukum di titik lokasi Rest Area KM 45A, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Adapun selama empat hari pelaksanaan inspeksi keselamatan LLAJ yang dimulai pada tanggal 29 Mei hingga 1 Juni 2025 di lokasi tersebut, Ditjen Hubdat telah memeriksa sebanyak 158 unit armada yang terdiri dari 148 bus pariwisata, 5 bus AKAP, dan 3 bus AJAP dan 2 bus karyawan. Pada Minggu (1/6), Direktur Lalu Lintas Jalan, Rudi Irawan menuturkan bahwa dari rangkaian pelaksanaan _rampcheck_ ini sebanyak 73 kendaraan atau 46 persen melakukan pelanggaran. "Dari 73 bus yang ditindak terdapat jenis pelanggaran berupa Kir yang tidak aktif sebanyak 22 persen, tidak memiliki...

JAMIN KESELAMATAN PENUMPANG, DITJEN HUBDAT SIAPKAN BUS PENGGANTI SAAT PELAKSANAAN _RAMPCHECK

Gambar
JAMIN KESELAMATAN PENUMPANG, DITJEN HUBDAT SIAPKAN BUS PENGGANTI SAAT PELAKSANAAN _RAMPCHECK MKO, Kementerian Perhubungan RI Bogor  (30/5) - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat kembali melakukan kegiatan pengawasan kelaikan angkutan orang di Rest Area Tol Jagorawi KM 45, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (30/5). Kegiatan ini dilakukan bertepatan pada hari libur panjang peringatan Kenaikan Yesus Kristus, untuk memastikan setiap angkutan orang yang beroperasi selama libur panjang ini telah memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. “Setiap angkutan orang, setiap bus yang beroperasi wajib memenuhi standar keselamatan dan kelaikan demi melindungi penumpang dan pengguna jalan lainnya,” ujar Direktur Sarana dan Keselamatan Angkutan Jalan, Yusuf Nugroho yang meninjau langsung lokasi kegiatan inspeksi keselamatan. Dalam _rampcheck_ kali ini Ditjen Perhubungan Darat telah menyiapkan tiga bus pengganti untuk bus yang dinyatakan tidak laik saat pemerik...

LAKUKAN INSPEKSI KESELAMATAN SAAT LIBUR PANJANG, DITJEN HUBDAT TEMUKAN 21 BUS LANGGAR ATURAN

Gambar
LAKUKAN INSPEKSI KESELAMATAN SAAT LIBUR PANJANG, DITJEN HUBDAT TEMUKAN 21 BUS LANGGAR ATURAN MKO, Kementerian Perhubungan RI Bogor (29/5) - Guna menekan fatalitas kecelakaan lalu lintas pada masa libur panjang memperingati hari Kenaikan Yesus Kristus, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan bersama sejumlah instansi terkait melakukan kegiatan inspeksi keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan (_rampcheck_) terhadap angkutan orang di Rest Area KM 45A Tol Jagorawi, Kab. Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (29/5). Pada kegiatan ini, total ada 46 kendaraan yang diperiksa—terdiri dari tiga bus AKAP dan 43 bus pariwisata—, ditemukan sebanyak 21 unit di antaranya atau sebesar 46% melakukan pelanggaran.  Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan, Yusuf Nugroho mengatakan pengawasan dan penegakan hukum bagi kendaraan bus ini bukanlah hal yang baru. Tentu dilakukan untuk memastikan pemenuhan persyaratan teknis dan laik jalan serta persyaratan dokumen perizinan yang ...

DIRJEN HUBDAT TEKANKAN KENDARAAN LISTRIK MILIKI PERAN STRATEGIS UNTUK KESELAMATAN BERKENDARA

Gambar
DIRJEN HUBDAT TEKANKAN KENDARAAN LISTRIK MILIKI PERAN STRATEGIS UNTUK KESELAMATAN BERKENDARA MKO, Kementerian Perhubungan RI Jakarta (21/5)- Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menekankan teknologi kendaraan listrik memiliki peran strategis dalam mendukung keselamatan berkendara. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, saat memberikan sambutannya dalam acara pembukaan EV Ecosystem Indonesia Forum 2025 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (21/5). Teknologi terbarukan yang mengusung konsep modernisasi pada kendaraan perlu terus ditingkatkan salah satunya pada ekosistem kendaraan listrik.  Kendaraan listrik memiliki karakteristik teknis berbeda dari mobil konvensional di mana memiliki teknologi baru dan fitur keselamatan yang berbeda. Dirjen Aan menyebut mayoritas kecelakaan lalu lintas saat ini didominasi oleh faktor kesalahan manusia karena minimnya dukungan teknologi yang bisa memantau pengemud...