Kementerian Ekraf Ingin Netflix Ikut Buka Akses Pasar Perfilman dan Pembinaan Talenta Muda

Pemerintah Ingin Lebih Banyak Konten Lokal Tayang di Netflix

MKO, Kementerian EKRAF RI Jakarta, 18 Juni 2025 — Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar menjajaki peluang kolaborasi dengan Netflix Indonesia untuk memperkuat posisi konten lokal Indonesia di kancah global. Wamen Ekraf Irene mendorong platform global turut memperkuat ekosistem perfilman Indonesia.


“Kami ingin memastikan bahwa platform global turut memperkuat ekosistem perfilman nasional,” ujar Wamen Ekraf Irene saat menerima audiensi perwakilan Netflix Indonesia di Autograph Tower, Jakarta pada Rabu, 18 Juni 2025.


Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membangun sinergi antara pemerintah dan pelaku platform digital internasional dalam mendorong sektor ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth nasional. Wamen Ekraf Irene turut menekankan pentingnya Netflix menghadirkan dampak nyata terhadap industri lokal, tidak sebatas penayangan semata.


“Bukan hanya melalui distribusi, tetapi juga melalui keberlanjutan investasi, pembinaan talenta, serta pembukaan akses pasar yang lebih luas,” kata Wamen Ekraf Irene.


Perwakilan Netflix yaitu Ruben Hattari selaku Global Affairs Director untuk Asia Tenggara menyampaikan apresiasi terhadap arah kebijakan pemerintah Indonesia. Dia menilai karya-karya orisinal Indonesia memiliki potensi besar untuk menjangkau pasar global dan Netflix siap menjadi bagian dari perjalanan tersebut.


“Kami melihat peluang besar untuk membawa cerita Indonesia ke panggung dunia,” ujar Ruben.


“Industri perfilman Indonesia saat ini sedang tumbuh pesat. Kami percaya, dengan pelatihan yang tepat, pertumbuhan ini dapat terus berkelanjutan dalam jangka panjang,” tambahnya.


Audiensi ini menjadi ruang awal untuk membahas potensi kontribusi platform streaming global seperti Netflix dalam mendukung pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di Indonesia, khususnya pada aspek investasi, distribusi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang perfilman dan konten kreatif. Pemerintah menyambut baik terbukanya dialog ini sebagai bagian dari upaya membangun kebijakan yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan industri.


Dalam audiensi tersebut, Wamen Ekraf Irene didampingi Deputi Bidang Kreativitas Media Agustini Rahayu serta Direktur Film, Animasi, dan Video Doni Setiawan.


Kiagoos Irvan Faisal

Plt. Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif


Untuk informasi terkini terkait Kementerian Ekonomi Kreatif, 

kunjungi https://ekraf.go.id/news

Komentar

Halaman

Korban Fitnah Pengeroyokan Penyiksaan Dan Percobaan Pembunuhan M.Sodik SH.MH Meminta Pertanggung Jawaban Kapolres Pandeglang Dan 8 Kades Satu Camat

Subsidi Disalahgunakan, Polda Banten Amankan 8 Pelaku dan Ribuan Liter BBM

Refleksi Reformasi: Mahasiswa dan Aktivis Soroti Ancaman Kemunduran Demokrasi

Ketidakhadiran Ketua BPD dalam Audiensi Picu Kekecewaan, Komando HAM Desak Penindakan Tegas

KEJATI SUMSEL BERHASIL SELAMATKAN KEUANGAN NEGARA ±1,2 TRILIUN DALAM PERKARA DUGAAN TIPIKOR PEMBERIAN FASILITAS KREDIT DARI SALAH SATU BANK PEMERINTAH KEPADA PT. BSS DAN PT. SAL