DI DUGA JEMBATAN TIMBANGAN BATU CEPER KOTA TANGERANG PROVINSI BANTEN DI JADIKAN AJANG PUNGLI


Tangerang,Mediakota online.com
 Jembatan timbangan adalah satu prasarana untuk mengontrol kapasitas muatan angkutan darat yang mempergunakan pasilitas jalan raya, berdasarkan ketentuan yang  berlaku. Seharusnya kendaraan yang melebihi  muatan dilarang melintasi jalan raya, karena dapat mengakibatkan kerusakan ruas jalan yang tidak mampu menahan kendaraan yang melebihi kapasitas

Ketika ditemui (Red Wartawan) dengan adanya kendaraan yang terkena tilang, seharusnya kendaraan tersebut diberikan surat tilang, bukan sebaliknya, melainkan damai di tempat menurut keterangan salah satu supir kendaraan pengangkut kayu kusen yang enggan menyebutkan identitasnya
Sedangkan Fungsi  jembatan timbangan untuk menindak kendaraan yang melanggar ketentuan yang berlaku, disinyalir Jembatan timbang bukan lagi menjadi tempat kontrol, tetapi sebagai tempat pungli legal, bila ada kendaraan yang muatannya melebihi tonase hanya dikenakan denda sesuai aturan dan selanjutnya bisa melanjutkan perjalanannya kembali
Seharusnya apa pun barang muatan yang dimuat, bila melebihi tonase harus diturunkan, bukan hanya didenda saja, Selain mengoptimalisasikan kinerja jembatan timbang juga harus direfungsi menjadi restarea. yaitu tempat peristirahatan yang dilengkapi berbagai fasilitas publik. Seperti gudang, dan tempat peristirahatan

Jika langkah itu dilakukan, maka pemerintah provinsi akan mendapatkan pemasukan jauh lebih besar dari sarana tersebut. "Biasanya luas area jembatan timbang minimal 0,5 hektare hingga 2 hektar. Itu lebih dari cukup untuk menyulap jembatan timbang menjadi restarea. (Zoe)

Komentar

Halaman

Usai Polemik Iuran, Kini Legalitas Ketua Komite SDN Pasirkadu 4 Dipertanyakan

Sinergi Warga dan Sekolah, SDN Padaherang 2 Gelar Haflah Tasyakuran Sekaligus Pelepasan Siswa

MELINDUNGI NAMA BAIK, H. JUNAEDI LAPORKAN PENYEBAR TUDUHAN PALSU KE KRIMSUS SIBER POLDA BANTEN

Diduga Pungut Rp90 Ribu per Siswa, Pelepasan dan Kenaikan Kelas SDN Kadubadak Disorot