Mendikbud Batal Mendapatkan BREVET HIU KENCANA

MERAK -media kota/MK-
Penyematan Brevet Hiu Kencana di dalam lambung Kapal Selam TNI AL KRI Nanggala - 402, Sabtu (6/9/2014), tanpa keikutsertaan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh. Belum diketahui persis alasan ketidak hadiran Nuh yang semula dijadwalkan akan mendapatkan penganugerhan sebagai warga kehormatan di kapal selam buatan Jerman Barat produksi tahun 1981 itu. "Satunya (Mendikbud) batal, belum tahu penyebabnya. Karena saya belum dapat kabar dari protokoler," ujar Danlanal Banten Kolonel Laut (P) Judijanto kepada wartawan media kota,di Pelabuhan Indah Kiat Merak, Kota Cilegon.

Atas ketidakhadiran Mendikbud itu, jajaran TNI Angkatan Laut mencatatkan sudah sebanyak 135 orang pejabat yang telah diangkat sebagai warga kehormatan kapal selam dan berhak menerima brevet kehormatan Hiu Kencana. Brevet itu merupakan simbol pengakuan terhadap profesionalisme prajurit kapal selam dalam taktik dan teknik peperangan bawah permukaan laut yang dapat menumbuhkan kebanggaan dan jiwa korsa bagi para pemakainya.

Untuk mendapatkan brevet itu pejabat wajib untuk ikut berlayar dan menyelam dalam kapal selam yang. Dalam Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) XV/04 di Samudera Hindia berhasil menenggelamkan eks KRI Rakatau, sebuah kapal tunda samudera buatan tahun 1942 dengan Torpedo SUT pada 8 April hingga 2 Mei 2004 silam.( M.zakaria-euis heryani )

Komentar

Halaman

300 panitia pestival Ciomas ngabring 2026 dikukuhkan dengan hikmad

Optimalisasi Keadilan Restoratif, Badilum Lakukan Monev di PT Manado

Korban Fitnah Pengeroyokan Penyiksaan Dan Percobaan Pembunuhan M.Sodik SH.MH Meminta Pertanggung Jawaban Kapolres Pandeglang Dan 8 Kades Satu Camat

SPPG Sindanglaya Pagelaran Diduga Minim Sarpras, Parkiran Gunakan Halaman Warga Ipal Dipertanyakan

Polres Pandeglang Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan Penyiksaan Terhadap Pengacara Mahmud Sodik SH MH