Rano Karno Akan Mengumpulkan Pengusaha Banten dan Duta Besar Negara Sahabat

Serang Mediakota online.com
 Menjelang HUT Banten ke-15 yang jatuh pada 4 Oktober 2015 mendatang, Gubernur Banten, Rano Karno berencana mengumpulkan para pengusaha yang tergabung dari Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) di Provinsi Banten.
Di samping pengusaha, Rano juga akan mengundang mengumpulkan para duta besar (dubes) negara sahabat.
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BKPMPT) Banten, Babar Suharso mengungkapkan, dalam situasi krisis saat ini, Banten siap memaparkan potensi unggulannya di hadapan para investor.
Daerah harus memiliki langkah konkrit jangka pendek sesuai keunggulan potensi yang dimiliki.
Dia berharap, para diplomat dapat membuka jaringan peluang investasi di Banten. Sehingga diharapkan, Banten menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi secara nasional yang saat ini tengah lesu
"Bapak Gubernur Banten sangat memahami peranan Banten sebagai wilayah yang diminati oleh foreign investment dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) nomor empat nasional, harus memacu promosi penanaman modal agar menghidupkan sektor-sekotr riil dan meningkatkan masuknya dolar ke dalam negeri, serta menciptakan lapangan kerja," katanya.
Rano Karno Melayat Almarhum Pepeng


Gubernur Banten Rano Karno saat dikonfirmasi membenarkan rencana kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan itu juga tak lain bertujuan memajukan Banten di masa mendatang. "Rencananya begitu, insyaallah," ujar Rano singkat.

Komentar

Halaman

Korban Fitnah Pengeroyokan Penyiksaan Dan Percobaan Pembunuhan M.Sodik SH.MH Meminta Pertanggung Jawaban Kapolres Pandeglang Dan 8 Kades Satu Camat

Subsidi Disalahgunakan, Polda Banten Amankan 8 Pelaku dan Ribuan Liter BBM

Refleksi Reformasi: Mahasiswa dan Aktivis Soroti Ancaman Kemunduran Demokrasi

KEJATI SUMSEL BERHASIL SELAMATKAN KEUANGAN NEGARA ±1,2 TRILIUN DALAM PERKARA DUGAAN TIPIKOR PEMBERIAN FASILITAS KREDIT DARI SALAH SATU BANK PEMERINTAH KEPADA PT. BSS DAN PT. SAL

Hak Jawab SDN Kadumalati 1: Dana BOS Digunakan Sesuai Skala Prioritas, Sekolah Tegaskan Komitmen Transparansi