HARI KEBANGKITAN NASIONAL 2026 “Bangkit Bukan Sekadar Seremonial”


HARI KEBANGKITAN NASIONAL 2026

“Bangkit Bukan Sekadar Seremonial”

MKO, Dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional, Rona Billyan Hali selaku ketua DPK KNPI Kecamatan Pagelaran menegaskan bahwa kebangkitan bangsa hari ini tidak cukup hanya diperingati dengan upacara, spanduk, dan pidato formalitas belaka. Kebangkitan sejati adalah keberanian untuk memperbaiki keadaan rakyat yang masih jauh dari kata sejahtera.


Hari ini masyarakat dipaksa hidup di tengah kondisi ekonomi yang sulit, lapangan pekerjaan yang sempit, pendidikan yang belum merata, dan maraknya ketidakadilan sosial. Ironisnya, di saat rakyat berjuang mempertahankan hidup, sebagian elit justru sibuk mempertahankan jabatan, pencitraan, dan kepentingan kelompoknya sendiri.



Lanjut Billyan Pemuda tidak boleh hanya dijadikan alat politik musiman. Setelah pesta demokrasi selesai, suara pemuda kembali dilupakan. Aspirasi hanya didengar saat dibutuhkan, namun diabaikan ketika rakyat meminta kepastian dan perubahan.


Saya menilai bahwa semangat kebangkitan nasional hari ini mulai kehilangan makna ketika kritik dianggap ancaman, ketika anak muda yang bersuara dianggap pengganggu, dan ketika keberpihakan terhadap rakyat kecil hanya dijadikan bahan kampanye.


Padahal sejarah bangsa ini lahir dari keberanian anak-anak muda yang melawan ketidakadilan, bukan dari mereka yang memilih diam demi kenyamanan.


Momentum Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi tamparan keras bagi seluruh pihak:

• Bahwa rakyat butuh bukti, bukan janji.

• Bahwa pemuda butuh ruang, bukan sekadar slogan.

• Bahwa pembangunan harus dirasakan masyarakat bawah, bukan hanya terlihat di media sosial.


Saya mengajak seluruh pemuda untuk tidak apatis terhadap keadaan. Jangan takut bersuara ketika melihat ketimpangan, penyalahgunaan kekuasaan, maupun kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat.


Bangkit hari ini bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi tentang keberanian menjaga masa depan bangsa agar tidak dikuasai oleh ketidakpedulian dan kepentingan segelintir orang.

“Kalau pemuda mulai diam terhadap ketidakadilan, maka bangsa sedang menuju kehancuran secara perlahan.”


Demikian rilisan ini saya sampaikan sebagai bentuk kepedulian moral dan sosial terhadap kondisi bangsa saat ini.


DPK KNPI Kecamatan Pagelaran

Ketua,

Rona Billyan Hali

Komentar

Halaman

300 panitia pestival Ciomas ngabring 2026 dikukuhkan dengan hikmad

SPPG Sindanglaya Pagelaran Diduga Minim Sarpras, Parkiran Gunakan Halaman Warga Ipal Dipertanyakan

Progres Pengerjaan Kawasan wisata Pantai Selatan akhir tahun 2026 oleh DPUBM kabupaten Malang

KONTRAKTOR PEMENENANG TENDER PROYEK REKONTRUKSI JALAN RANCA TALES TAKTAKAN SAAT DIKONFIRMASI SALING LEMPAR DAN MASIH BUNGKAM