Wujudkan WBK, PN Kepahiang Gelar "Public Campaign" dan Berbagi Takjil

 


Wujudkan WBK, PN Kepahiang Gelar "Public Campaign" dan Berbagi Takjil

MKO, Humas MA, Jakarta Selasa,03 Maret 2026, PN Kepahiang gelar kampanye Zona Integritas, ajak warga tolak pungli dan gratifikasi demi peradilan bersih.


Kepahiang - Langkah nyata menuju birokrasi yang bersih terus digaungkan oleh jajaran peradilan di daerah. Keluarga Besar Pengadilan Negeri (PN) Kepahiang turun ke jalan untuk menggelar aksi Public Campaign Zona Integritas pada Jumat (27/2/2026).


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua dan Wakil Ketua PN Kepahiang sebagai wujud komitmen lembaga dalam meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).


Aksi simpatik ini dilakukan di dua titik strategis di wilayah Kepahiang. Titik pertama berlokasi di kawasan Masjid Agung Baitul Hikmah. Kegiatan diawali dengan salat berjamaah, yang kemudian dilanjutkan dengan pembagian takjil gratis kepada para pengguna jalan yang melintas.


Tak hanya sekadar berbagi makanan berbuka puasa, petugas PN Kepahiang juga membagikan stiker edukasi sebagai sarana sosialisasi antikorupsi kepada masyarakat.


Titik kedua berpusat di depan Kantor PN Kepahiang. Di lokasi ini, aparatur peradilan menyapa langsung warga sekitar sembari memberikan edukasi mengenai pentingnya menolak segala bentuk praktik pungutan liar (pungli) dan gratifikasi.


Ketua PN Kepahiang menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan lembaga peradilan dengan masyarakat sekaligus menunjukkan transparansi pelayanan.


"Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga integritas. Mari kita berani menolak pungli, menolak suap, dan menolak gratifikasi demi terwujudnya peradilan yang bersih," tulis pernyataan resmi PN Kepahiang.


Aksi turun ke jalan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik (public trust) terhadap kepastian hukum dan pelayanan di Pengadilan Negeri Kepahiang. Melalui kampanye ini, PN Kepahiang ingin memastikan bahwa setiap jengkal pelayanan yang diberikan bebas dari biaya-biaya tidak resmi yang dapat merugikan pencari keadilan.


Penulis: Komang Ardika

Komentar

Halaman

"Diduga Mark UP BUMdes Pada Pengadaan Ternak Ayam Bertelur Desa Baros Jaya Cinangka Kandang Ayam Terbengkalai"

Mahmud Sodik, SH, MH, Laporkan Kembali Oknum Mantan Dewan H RN Atas Dugaan Pengrusakan dan Sengketa Lahan Di Sobang

Gesuri Mesias Bintang Merah Angota Dewan DPRD Kota Tangerang Berbagi Takjil Dibulan Ramadhan Bersama Anggota PAC PDI Perjuangan Ciledug

Pemanen Kebun Rambutan Gadaikan Nyawanya Demi Kejar Target Produksi Perusahaan

Tunjukkan Konsistensi IRMSAPS Milenial Sergai, Adakan Kegiatan Pesantren Kilat di Bulan Ramadhan Angkatan ke XV