Sukabumi Longsor Lagi, 1 Orang Tewas




MEDIA KOTA SUKABUMI
- Longsor menerjang Sukabumi lagi, Kamis (2/4/2015). Kini terjadi di Kampung Sangkalih, Desa Caringin, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Seorang penambang tewas dan dua luka.
Peristiwa terjadi ketika ketiganya menambang pasir. Mendadak, tebing di lokasi mereka bekerja ambrol. Material longsoran langsung menimpa mereka.
Suherman, 28, warga Kampung Sangkalih, tertimbun tanah yang banyak sehingga nyawanya tidak selamat. Sedangkan dua rekannya, lainnya yakni Suma, 50, dan Juhadi, 53, selamat meskipun luka berat dan ringan.
“Jasad Suherman dievakuasi sekitar pukul 11.00 WIB. Sedangkan dua penambang lainnya selamat meskipun terluka. Keduanya dibawa ke RSUD R Syamsudin,” kata Camat Gegerbitung Gugun Gunadi.
Gugun menduga longsornya tanah di tebing tempat korban menambang pasir disebabkan kontur tanah labil. Apalagi ditambah dengan guyuran hujan deras, sehingga kondisi tanah tak kuat menahan beban.
Sebelumnya, 12 orang tewas akibat longsor di Kampung Cimerak, Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berhasil ditemukan dan dievakuasi pada Minggu (28/3/2015). Bencana longsor saat tersebut disebabkan hujan deras selama dua setengah jam sehingga air dari Gunung Merak melimpah ke perkampungan. Tebing setinggi 20 meter dengan panjang sekitar 200 meter longsor menutup akses jalan Sukalarang – Cireungas (JUN)

Komentar

Halaman

Usai Polemik Iuran, Kini Legalitas Ketua Komite SDN Pasirkadu 4 Dipertanyakan

Sinergi Warga dan Sekolah, SDN Padaherang 2 Gelar Haflah Tasyakuran Sekaligus Pelepasan Siswa

MELINDUNGI NAMA BAIK, H. JUNAEDI LAPORKAN PENYEBAR TUDUHAN PALSU KE KRIMSUS SIBER POLDA BANTEN

GOW-BANTEN Desak Disdikpora Usut Dugaan Iuran di SDN Pasirkadu 4