Diduga Kurang Perawatan, Gedung SDN Sukamulya 2 Cikeusik Disorot: Kemana Dana BOS 2024–2025

 


Diduga Kurang Perawatan, Gedung SDN Sukamulya 2 Cikeusik Disorot: Kemana Dana BOS 2024–2025

MKO Pandeglang -Banten Kondisi gedung sekolah yang kusam dan kurang perawatan dinilai dapat berdampak pada kenyamanan serta konsentrasi siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Minimnya pemeliharaan rutin seperti pembersihan maupun perbaikan kerusakan ringan juga berpotensi menurunkan kualitas lingkungan belajar di sekolah.(12/03/26)


Hal tersebut terlihat pada bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukamulya 2 yang berada di Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten. Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah bagian tembok sekolah tampak kusam dan kurang terawat. Selain itu, beberapa kaca jendela dilaporkan pecah bahkan tidak lagi terpasang.


Padahal, pemerintah setiap tahunnya mengucurkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang salah satu peruntukannya adalah untuk pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah guna menunjang mutu serta kualitas kegiatan belajar mengajar.


Saat dikonfirmasi, Kepala SDN Sukamulya 2 berinisial (A) menjelaskan bahwa sekolah tersebut memiliki lokasi cabang yang masih berada dalam satu naungan SD Sukamulya, namun berada di lokasi yang berbeda.


“Bukan di sini saja, Pak. Ada cabangnya juga yang masih SD Sukamulya, lokasinya cukup jauh dari sini,” ujarnya.


Ia juga menyampaikan bahwa jumlah siswa di dua lokasi tersebut berbeda. Di sekolah cabang terdapat sekitar 63 siswa dan hingga kini tidak memiliki ruang guru, sementara di lokasi utama jumlah siswa mencapai lebih dari seratus orang.


“Kalau di sana muridnya ada 63 siswa dan tidak ada ruang guru. Kalau di sini lebih dari seratus siswa. Total keseluruhan sekitar 200 siswa, yang masuk dapodik 197 siswa,” jelasnya.


Pemeliharaan sarana dan prasarana untuk hitungan selama satu tahun itu mulai dari semen 3 sak dan juga kursi murid,


Terkait pemeliharaan sekolah, kepala sekolah awalnya menyebutkan bahwa anggaran pemeliharaan maksimal sebesar 20 persen dari jumlah dana yang diterima. Namun beberapa saat kemudian ia menyampaikan keterangan yang berbeda.


“Pemeliharaan untuk sekolah di sini minimal 20 persen, bukan maksimal,” katanya.


Saat disinggung mengenai perubahan keterangan tersebut, kepala sekolah hanya terdiam tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.


Sementara itu, Dedi dari organisasi Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) DPD Provinsi Banten menyoroti kondisi bangunan sekolah yang dinilai kurang terawat.


Menurutnya, berdasarkan hasil pantauan di lapangan, beberapa kaca jendela sekolah terlihat sudah tidak terpasang.


“Bahkan kaca-kaca sekolah sudah sebagian tidak ada. Untuk dindingnya juga terlihat kurang terawat, sehingga diduga tidak adanya pemeliharaan yang maksimal,” kata Dedi.


Ia menambahkan pihaknya akan menindaklanjuti temuan tersebut dengan melaporkannya kepada pihak terkait di Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang.


“Kami akan terus menindaklanjuti hasil pantauan di lapangan ini ke Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang,"tegasnya.


Berdasarkan data yang dihimpun tim media, anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah yang tercatat dalam penggunaan Dana BOS di SDN Sukamulya 2 adalah sebagai berikut:


- Tahun 2024 Tahap I – Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah: Rp16.783.000


- Tahun 2024 Tahap II – Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah: Rp20.704.000


- Tahun 2025 Tahap I – Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah: Rp20.582.000


- Tahun 2025 Tahap II – Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah: Rp37.029.000


Dengan adanya anggaran tersebut, sejumlah pihak berharap pengelolaan dana dapat dilakukan secara transparan dan tepat sasaran sehingga kondisi sarana dan prasarana sekolah dapat terawat dengan baik demi kenyamanan serta keselamatan siswa dalam proses belajar mengajar.


Hingga berita ini diturunkan, tim awak media masih terus memantau perkembangan di lapangan. Redaksi juga membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada pihak terkait sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.(Sholeh /Red)

Komentar

Halaman

BHAYANGKARI DAN PERSONIL POLSEK SUMUR BAGIKAN TAKJIL KEPADA WARGA SEKITAR DAN PENGENDARA YANG MELINTAS

Kades Baros jaya Dan Ketua BUMDES H Alwan Berikan Penjelasan Terkait Kandang Ayam bertelur

Paulus Andy Mursalim Bebas, Kejati Kalbar Ajukan Kasasi – DPP MAUNG : MA Harus Jadi Benteng Terakhir Keadilan

Pembacok Usep Di Padarincang Serang si pelaku masih Berkeliaran Tampa Penindakan APH

PUSKESMAS SUMUR GELAR BUKA PUASA BERSAMA