Fit and Proper Test 2026, Langkah Badilag Melahirkan Pemimpin Problem Solver

 


Fit and Proper Test 2026, Langkah Badilag Melahirkan Pemimpin Problem Solver

MKO, Jakarta, Humas MA Senin,13 Juli 2026, Sebanyak 211 peserta mengikuti Fit and Proper Test Calon Wakil Ketua Pengadilan Agama Kelas IA, IB, dan II Tahun 2026 yang digelar secara daring.


Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung (Ditjen Badilag MA) resmi membuka Uji Kepatutan dan Kelayakan (Fit and Proper Test) Calon Wakil Ketua Pengadilan Agama/Mahkamah Syar'iyah Kelas IA, IB, dan II Tahun 2026, pada Senin (13/7/2026). 


Pembukaan digelar secara daring melalui Zoom dan dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama (Dirjen Badilag), Drs. H. Muchlis, S.H., M.H.


Seleksi tahun ini mengusung tema “Melalui Seleksi Calon Pimpinan Pengadilan di Lingkungan Peradilan Agama, Kita Tingkatkan Kualitas Kepemimpinan Badan Peradilan Menuju Peradilan Agama Modern yang Berkelanjutan.” 


Menurut Muchlis, tema tersebut bukan sekadar narasi seremonial, melainkan cerminan komitmen kolektif membangun kepemimpinan yang berkesinambungan—yang mampu mewariskan budaya kerja, sistem, dan inovasi bagi generasi pimpinan berikutnya.


Dalam sambutannya, Muchlis mengingatkan amanat Ketua MA bahwa seorang pemimpin harus hadir sebagai problem solver, bukan trouble maker, serta hadir untuk melayani, bukan minta dilayani. 


“Pada hakikatnya, jabatan adalah amanat dan sarana pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar simbol kekuasaan,” ujarnya.


Fit and Proper Test Tahun 2026 diikuti sekitar 211 orang peserta pada tiga kelas pengadilan. 


Untuk pengadilan kelas IA, dari 48 peserta terdaftar, sebanyak 46 peserta dinyatakan lolos. Pada pengadilan kelas IB, dari 136 peserta terdaftar, 132 peserta lolos administrasi dan menyatakan kesediaan. 


Sementara pada pengadilan Kelas II, dari 27 peserta terdaftar, peserta yang dinyatakan lolos sebanyak 1 orang.


Muchlis menegaskan, penentuan peserta tidak semata bertumpu pada angka prestasi numerik atau posisi struktural, tetapi juga menggali peran personal calon terhadap kemajuan satuan kerja. 


Untuk menjaga objektivitas, proses ini mempertimbangkan rekomendasi Badan Pengawasan MA serta mengacu pada nilai Elektronik Track Record (ETR) Ditjen Badilag.


Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak 23 Juni 2026 dan akan ditutup dengan Rapat Pleno serta Pengumuman Hasil Akhir. 


Untuk pengadilan kelas IA, pengumuman dijadwalkan pada 20 Agustus 2026, sedangkan pengadilan kelas IB dan pengadilan kelas II pada 2 September 2026.


Kepada seluruh peserta, Muchlis berpesan agar memanfaatkan setiap tahapan ujian untuk menampilkan kompetensi, integritas, dan visi kepemimpinan yang konkret serta aplikatif. 


Ia berharap para calon menunjukkan bukan hanya kapasitas dan kapabilitas, melainkan juga keteladanan dan keberanian membawa perubahan positif.


Kepada jajaran pelaksana, khususnya Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis, Dirjen Badilag meminta proses seleksi berjalan dengan menjunjung tinggi transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas. 


“Tujuan akhir dari seluruh rangkaian ini adalah melahirkan pimpinan yang mampu mewujudkan Pengadilan Agama yang akuntabel, profesional, inovatif, dan berkelas dunia,” tegasnya.


Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Dirjen Badilag secara resmi membuka pelaksanaan Fit and Proper Test Calon Pimpinan Pengadilan di lingkungan Peradilan Agama Tahun 2026.


Untuk mendapatkan Berita atau Artikel Terbaru MARINews, Follow Channel Whatsapp: MARINews


Penulis: Ahmad Luthfi Maghfurin

Komentar

Halaman

Pemerhati Pertanahan Nusantara (P2N) Hadir Sebagai Mitra Strategis Pemerintah Dan Masyarakat Untuk Bersinergi Mempercepat Program Pengembangan Kawasan

Kades Ade Suhendar Bersama Masyarakat Desa Mekarsari Kecamatan Cihara Membangun Jembatan Penghubung Antar-desa Tanpa Bantuan Pemerintah Kabupaten Lebak

KANIT BINMAS POLSEK SUMUR RANGKUL PEMUDA DEMI TERCIPTANYA KAMTIBMAS

Ketua PA Jakarta Pusat Utamakan Penyelesaian Damai Sebelum Eksekusi

Mendes Yandri Sebut BPD jadi Kekuatan untuk Bangun Desa