JALAN YANG DIBANGUN PT.DUTA KELUARGA IMFACO DENGAN ASAL-ASALAN




Bogor Media Kota
Peningkatan jalan Gerendong –Liwu Desa Kampungsawah Kecamatan Rumpin Kab.Bogor sepanjang dua kilometer sudah satu tahun ini tidak mendapat perbaikan berarti kerena yang dibangun oleh PT.DUTA KELUARGA IMFACO hanya bertahan selama enam bulan.
Kini jalan ini seolah olah tidak ada perhatian dari Pemerintah jalan berlobang hampir sepanjang jalan yang dibangun dengan Konsultan PT.CITRA MURNI SEMESTA Nilai Kontrak Rp.3.578.850.000,-(tiga miliar limaratus tujuh puluh delapan juta delapan ratus lima puluh ribu rupiah ) No.dan Tgl.SPMK:620/A.083-15.1091/TING-JLN/DBMP.Tgl.30 Juli 2013 waktu pelaksanaan 150 ( seratus lima puluh ) hari.
Dalam pengamatan Ketua LSM Garda P3MB.Bpk.Alvian Sunarya SE ini sudah benar-benar sepertinya perampokan biaya sebesar itu dikerjakan asal-asalan dan kami sudah menyiapkan laporan ke Bina Marga Kabupaten Bogor supaya segera memanggil Kontraktor yang menangani pembangunan jalan Gerendong Liwu sepanjang dua kilometer ini.
Masyarakat Kecamatan Rumpin mersa aneh biaya sebesar itu jalan hanya bisa bertahan enam bulan,ini benar-benar korupsi yang sudah mewabah di Pemerintah sekarang,hanya jadi bancakan mereka ,keluh warga yang tidak mau disebut namanya
Kini jalan ini tinggal lubang- lubang disepanjang jalan bahkan sudah tidak tampak lagi jalan ini telah dibangun, sudah kembali keasalnya rusak parah dan memang ada penambalan disana sini itupun tidak bertahan lama paling lama tiga bulan sudah hancur kembali kerena kekuatannya lagi-lagi tidak maksimal inipun asal-asalan pembangunannya.(Aci)

Komentar

Halaman

Diduga Langgar UU KIP, Proyek Irigasi di Munjul Pandeglang Tuai Sorotan

Melalui Talkshow RRI Banten, Polda Banten Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Karhutla dan Konsekuensi Hukum Pembakaran Lahan

Dugaan Permasalahan Limbah SPPG Saketi, FORJA Banten Dorong BGN Lakukan Audit dan Evaluasi Korcam

Ketum FORSIMEMA-RI Dorong Penguatan Sinergi Melalui Agenda Coffee Morning di Media Centre PN dan Pengadilan Tingkat Banding

Mendes Yandri Minta Masyarakat Waspadai Konten Medsos yang Menyesatkan