Ikatan Bidan Kabupaten Pandeglang Menargetkan Angka Kematian Ibu Melahirkan Nol



Pandeglang Mediakota online.com
Pandeglang masih harus berjuang keras untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) saat melahirkan. menunjukkan AKI melahirkan berjumlah 47  orang meninggal melahiran di tahun 2014, Hal tersebut sangat jauh dari target pemerintah  dalam percepatan pencapaian target angka kematian mencapi no.
Hj.Eni Yati.SKM.Kes
Oleh karenanya, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus menggenjot upaya-upaya terkait untuk menurunkan angka kematian ibu melahirkan.Mk mendatangi ketua Ikanta Bidan Pandeglang ibu Hj Eni Yati SKM.M.Kes mengatakan  “kita Berencana  turun kelapangan untuk mensosilisasikan tentang bahaya kehamilan dan melahirkan kepada masyarakat di pedesaan supaya dapat membantu penurunan angka kematian ibu saat melahirkan , ini sudah program dinas kesehatan Pandeglang pada tahun ini,sebelumnya sudah turun kelapangan dengan mengumpulkan PARAJI setiap kecamatan – kecamatan di pandeglang  mengikuti program dari dinas kesehatan supaya dapat bekerja sama dengan bidan desa dalam mencegah kematian ibu melahirkan .Berbagai program kesehatan sebagai acuan setiap perencanaan kegiatan di tingkat kabupaten maupun di tingkat kecamatan dan desa  dalam upaya menurunkan kematian ibu. Ada tiga strategi yang disiapkan dalam, yakni peningkatan cakupan dan kualitas pelayanan kesehatan ibu, peningkatan peran Pemerintah Daerah terhadap Peraturan yang dapat mendukung secara efektif pelaksanaan program dan pemberdayaan keluarga dan masyarakat desa”.Ujar Hj Eni Yati.SKM.M.Kes kepada MK
Oleh sebab itu, Hj Eni Yati.SKM.M.Kes meminta kepada jajaran di tingkat kecamatan, Desa bersama seluruh lapisan masyarakat untuk bekerja keras, bekerja cerdas, dan melaksanakan dengan sungguh-sungguh Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu.(Red)

Komentar

Halaman

Usai Polemik Iuran, Kini Legalitas Ketua Komite SDN Pasirkadu 4 Dipertanyakan

Sinergi Warga dan Sekolah, SDN Padaherang 2 Gelar Haflah Tasyakuran Sekaligus Pelepasan Siswa

MELINDUNGI NAMA BAIK, H. JUNAEDI LAPORKAN PENYEBAR TUDUHAN PALSU KE KRIMSUS SIBER POLDA BANTEN

Diduga Pungut Rp90 Ribu per Siswa, Pelepasan dan Kenaikan Kelas SDN Kadubadak Disorot