OBYEK WISATA CIPANAS BUTUH PENANGANAN KHUSUS




Sukabumi, Media Kota.
     Obyek wisata pemandian Cipanas masih membutuhkan penanganan yang serius, agar kedepan Cipanas menjadi Kawasan Industri  parawisata di kabupaten sukabumi yang tidak kalah menarik dengan daerah lain, tentunya Obyek wisata yang terletak di desa Wangun sari kecamatan cisolok ini, harus segera berbenah diri untuk menata kawasan itu menjadi lebih baik karena pariwisata salah satu aset produk andalan Kabupaten Sukabumi.

     Obyek wisata Cipanas dengan piur pegunungan yang natural, merupakan kawasan wisata yang mempunyai daya tarik tersendiri karena keindahan alamnya, maka kawasan ini  akan menjadi daerah kunjungan Wisata yang mempunyai nilai daya saing yang kompetitif, kalau penataannya benar benar diperbaiki oleh "Disbudparpora" kab sukabumi, kata "Ketua Laskar Anti Korupsi Kab. SUkabumi" saat ditemui Harian Rajawali sukabumi di kediamannya senin 6/4/2015
    Edi juga menyayangkan pembangunan Taman yang seperti pemakaman Cina, harusnya itu dibongkar saja dilokasi itu mestinya jangan dibangun apapun, dan itu harus tetap menjadi ruang terbuka wisata,  agar para wisatawan baik luar maupun lokal  merasa melihatnya lebih nyaman, bukan seperi sekarang ini, masih kata  Edi menyarankan
    Dan dilokasi yang lainnya juga masih kelihatan memprihatinkan, seperti jembatan penyebrangan yang menuju tempat pemandian, kelihatan sudah tak layak lagi karena sudah berkarat, lalu jembatan yang kearah utara cierang dibawahnya banyak rumput liar dan sampah, itu terkesan kumuh untuk  sebuah kawasan obyek wisata, masih  kata Yanto dan mengakhiri pembicaraannya, "Jun"

Komentar

Halaman

Diduga Langgar UU KIP, Proyek Irigasi di Munjul Pandeglang Tuai Sorotan

Melalui Talkshow RRI Banten, Polda Banten Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Karhutla dan Konsekuensi Hukum Pembakaran Lahan

Dugaan Permasalahan Limbah SPPG Saketi, FORJA Banten Dorong BGN Lakukan Audit dan Evaluasi Korcam

Ketum FORSIMEMA-RI Dorong Penguatan Sinergi Melalui Agenda Coffee Morning di Media Centre PN dan Pengadilan Tingkat Banding

Mendes Yandri Minta Masyarakat Waspadai Konten Medsos yang Menyesatkan