Pekerjaan Proyek Saluran Drainase Pinang CV Budi Big Contraktor Diduga Tidak Sesuai SOP

Pekerjaan Proyek Saluran Drainase Pinang CV Budi Big Contraktor Diduga Tidak Sesuai SOP


Pinang Kecamatan Pinang Kota Tangerang Banten /- Proyek Peningkatan Saluran Drainase Lingkungan di Komplek Perumahan Pinang Grya permai RW 05 Kelurahan Pinang Kecamatan Pinang Kota Tangerang yang dikerjakan CV. Budi Big Contraktor, Diduga tidak sesuai spesifikasi. Pasalnya kurangnya pengawasan dari pelaksana terkait dalam hal ini Pekerjaan yang ada di lokasi.

Dari pantauan awak media di lokasi agregat tidak sesuai dengan spesifikasi bahkan Pekerja tidak di lengkapi Alat Keselamatan Kerja ( helm serta baju ). Keterbukaan Informasi Publik ( KIP ) terkesan di Jauhkan dari Mata Media. Saat dilokasi tersebut hanya ada Mandor, ia berkata bahwa ia hanya seorang bawahannya Pak Hamdan, ini saja kami belum di bayar selama dalam Pekerjaan sampai saat ini, ungkapnya, saat di tanya Media.

"Telepon aja pak, ni saya kasih nomor teleponnya Pak Hamdan"ucap mandornya.

Maka dari itu, awak media langsung menghubungi Hamdan sebagai Pelaksana Proyek. Ketika di hubungi Media Hamdan mengatakan semua sesuai Arahan, itupun jika ada yang tidak memakai alat Keselamatan Kerja mungkin cuaca sekarang sangat terik panas, jadi maklum mereka tidak memakai,sambung Hamdan Pelaksanaan Proyek saat di WhatsApp Media.

Hamdan, pelaksana dari CV proyek tersebut melalui WhatsApp ia beralasan proyek masih dalam pengerjaan, agregat ada akan tetapi tidak bisa menjelaskan berapa Panjang serta Kedalamannya juga Bahan dari mana asalnya.(lucha/tim)

Komentar

Halaman

Diduga Langgar UU KIP, Proyek Irigasi di Munjul Pandeglang Tuai Sorotan

Melalui Talkshow RRI Banten, Polda Banten Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Karhutla dan Konsekuensi Hukum Pembakaran Lahan

Dugaan Permasalahan Limbah SPPG Saketi, FORJA Banten Dorong BGN Lakukan Audit dan Evaluasi Korcam

Ketum FORSIMEMA-RI Dorong Penguatan Sinergi Melalui Agenda Coffee Morning di Media Centre PN dan Pengadilan Tingkat Banding

Mendes Yandri Minta Masyarakat Waspadai Konten Medsos yang Menyesatkan