RENOVASI SMPN 6 GUNUNGKENCANA PEKERJAAN NYA BERJALAN SESUAI SOP


Guna mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar, pemerintah kabupaten Lebak dinas pendidikan merenovasi gedung sekolah seperti yang sedang di kerjakan di Sekolah menengah pertama (SMPN) 6, tepatnya di desa cisampang, kecamatan gunung kencana, kabupaten Lebak Banten

“Iya renovasi gedung, baru berjalan satu bulan, kebetulan untuk pekerjannya sementara kami memakai 20 orang pekerja ahli, kalau nambah pekerja atau enggaknya kita lihat nanti sesuai kebutuhan” terang ‘Cecep’ selaku mandor pekerja lapangan. Sabtu 4/5/2024


Ada10 (sepuluh) ruangan yang di renovasi di sekolah ini, terdiri dari 3 ruang belajar mengajar, musolah, toilet dan satu gedung tambahan dengan anggaran Rp.1.340.310.000 (satu miliar tiga ratus empat puluh juta tiga ratus sepuluh ribu rupiah), melalui anggaran belanja dan pendapatan daerah (APBD)

Ia juga mengatakan pekerjaan tersebut terbilang cukup lancar, karena semua material yang di butuhkan sudah tersusun dan tersedia dengan baik di lokasi, sehingga cukup memudahkan bagi para pekerja

“Alhamdulillah pekerjaan lumayan lancar, harapan kami mudah-mudahan cuaca tetap mendukung sehingga pekerjaan tidak terhambat dan terganggu dan bisa selesai tepat waktu” tutupnya

Sebelumnya, beberapa bangunan dan ruangan sekolah di SMPN 6 gunungkencana tersebut, memang terlihat sudah lapuk di makan usia dan cukup mengkhawatirkan jika di gunakan untuk kegiatan belajar mengajar sehingga dengan sigapnya pemerintah daerah kabupaten Lebak melalui dinas pendidikan merenovasi bangunan tersebut.

(bryand)

Komentar

Halaman

Diduga Langgar UU KIP, Proyek Irigasi di Munjul Pandeglang Tuai Sorotan

Melalui Talkshow RRI Banten, Polda Banten Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Karhutla dan Konsekuensi Hukum Pembakaran Lahan

Dugaan Permasalahan Limbah SPPG Saketi, FORJA Banten Dorong BGN Lakukan Audit dan Evaluasi Korcam

Ketum FORSIMEMA-RI Dorong Penguatan Sinergi Melalui Agenda Coffee Morning di Media Centre PN dan Pengadilan Tingkat Banding

Mendes Yandri Minta Masyarakat Waspadai Konten Medsos yang Menyesatkan