Postingan

Limbah Ternak Sapi Sudah Mengganggu Masyarakat Kampung Leuwi Kampaan, Kampung Baru Dan Kampung Cisirung Desa Rabak Kec. Rumpin - Kab. Bogor

Gambar
Bogor Mediakota online.com Tiga kampung yang ada di Desa Rabak Kecamatan Rumpin merasa teganggu oleh perusahaan ternak sapi yang ada di sepanjang sungai Citempuan yang dulu air sungai Citempuan ini jernih bisa untuk  diminum, mencuci dan mandi. Ketika wartawan Metro Jabar bersama Team Sinar Pagi  menemui masyarakat di tiga kampung, kebenarannya memang sudah tidak bisa lagi diragukan kerena dari pengamatan  air sudah tercemar oleh kotoran Sapi hingga sebatas betis orang dewasa, bau yang menggangu dan bila kaki kita rendam di air terasa gatal - gatal sedangkan jembatan yang dibangun dengan swadaya hanyut dibawa banjir hingga terpaksa anak-anak Sekolah Dasar yang mau lewat harus turun kesungai Citempuan yang airnya tercemar oleh limbah kotoran sapi sampai batas lutut anak-anak. “ Kami pernah berdemo  beberapa hari yang lalu namun hasilnya hanya begitu saja ” seperti diceritakan oleh warga kampung leuwikampaan yang indentitasnya minta tidak dipublikasikan. “ Pemeri...

IMB Sebagai Senjata Pamungkas Walikota Jakarta Barat Membongkar Banguan Rumah Warga Di Lahan Sengketa Joglo

Gambar
“Kebenaran Dan Rasa Kemanusiaan Diabaikan” Jakarta, Mediakota Online.com Dengan dalih bahwa bangunan Rumah Warga tidak memiliki  Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang di bangun sejak tahun 1965  berdiri di tanah lahan sengketa antara pemilik rumah Rosidah binti Nawi dengan PT Copylas  maka Walikota Jakarta Barat Mengeluarkan  surat peringatan ke 1 no 2452/1711.31 tanggal 15 juli 2015 dan juga surat peringatan ke 2 NO.2486  dan 3  no. 2589/1711.31 5 Agustus 2015.kepada  Rosidah Binti Nawi  supaya mengosongkan rumah dan lahan tersebut, karena menurut   SHGB NO.5585 yang di klain bahwa tanah  ini milik PT copylas yang berlokasi di Blok N RT.006/001 Kelurahan Joglo Kecamatan Kembangan Jakarta Barat, akan tetapi  berdasarkan dari girik C. 576,Persil 22a.d,l luas tanah  lebih kurang 13.130 meter persegi lahan itu milik  Tidi bin Nawi orang tua dari  Rosidah.  Dalam hal ini ada kejanggalan diduga terjadi at...

Kejaksa Agung Segera ungkap Dugaan Kasus Pinjaman Rp.200 M Pemkab Pandeglang

Gambar
Pandeglang,Mediakota Online.com PUTUSAN MA; DOKUMEN KASUS SUAP DAPAT DIGUNAKAN UNTUK PERKARA LAIN Ketua DPD LAKI Provinsi Banten Pinjaman daerah Pemkab Pandeglang sebesar Rp.200 Milyar dari Bank Jabar Cabang Kabupaten Pandeglang Banten, dimana pada proses dilakukannya pinjaman terdapat kasus suap kepada 45 orang anggota DPRD Kabupaten Pandeglang dilakukan pada tahun 2006, kiranya telah menuai timbulnya tanda tanya besar terkait penanganan yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan Tinggi Banten. Karena menurut keputusan yang diambil oleh Pengadilan Negeri Kabupaten Pandeglang Banten dan juga Mahkamah Agung-RI terhadap tiga terpidana kasus suap, dimana pada lembaran akhir dari keputusan tersebut dijelaskan bahwa berkas perkara kasus suap, Dikembalikan kepada Jaksa/Penuntut Umum untuk dipergunakan dalam perkara lain . Dimaksudkan untuk perkara penggunaannya, tapi sayangnya oleh pihak Kejaksaan Tinggi Banten tidak ditindak-lanjutkan dan tercermin akan disirnakan seiring berla...

Krisis Kepemimpinan Terjadi & Korupsi Merajalela Khususnya Terkait Pilkada

Gambar
Banten Mediakota Online.com Memang ini merupakan dilema bagi bangsa yang sedang berkembang seperti Indonesia, karena para penerus bangsanya yang kebetulan dipercaya untuk memimpin bangsa sejak berdirinya pemerintahan Reformasi pada umumnya menerimanya dengan kebablasan, seperti dengan hanya dibekali keegoan dan sedikit kemampuan, mereka sudah berani memaksakan diri untuk tampil sebagai seorang calon pemimpin. Seperti dengan mendirikan berbagai macam partai politik, organisasi politik maupun profesi, lembaga dan juga media massa dimaksudkan agar bisa dijadikan sebagai wadah yang dapat mengantar mereka ketampuk pimpinan.   Walaupun sesungguhnya mereka tahu bahwa, didirinya masih terdapat banyaknya kekurangan untuk tampil sebagai seorang pemimpin, sehingga posisi atau kedudukan sebagai seorang pemimpin akhirnya tercermin hanya dijadikan sebagai “wadah tempat pembelajaran”, maka tidaklah mengherankan jika setelah mereka tampil sebagai seorang pemimpin, program demi program ...

PELEBARAN JALAN SP LABUAN-SAKETI DI KERJAKAN OLEH PT.PUNDI PIWI PERDANA Hampir Selesai Dan Sesuai Bestek

Gambar
Pandeglang Mediakota online.com Proyek pelebaran infrastuktur Jalan Raya Nasional SP Labuan-Saketi dan SP Labuan-Cibaliung paket kegiatan Km-Jkt 137 + 500 - Km-Jkt 139 + 200 Km-Jkt 171 + 330 - Km-Jkt 172 + 930 Dengan No. Kontrak KU.08.08/KTR/PSNW.I BTN/PPK-CPSI.C/29042015.02 tanggal kontrak 29 April 2015 dengan nilai kontrak Rp.20.741.100.000; Pelaksanaan 240 hari kalender dengan masa pemeliharaan 730 hari kalender oleh PT.PUNDI VIWI PERDANA konsultan PT.Parama Karya Mandiri di kerjakan secara profesional,baik dari segi peralatan maupun segi tenaga Ahli yang selalu berada di lapangan supaya yang kami kerjakan tidak salah,untuk buruh harian kita memakai penduduk setempat . MK komfirmasi Pimpro yang di lapangan Bapak Maman mengatakan "Kita  Mengerjaan pekerjaan ini sesuaikan dengan BESTEK dan RAB serta di bantu oleh tenaga ahli,Konsultan dan Satker dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Pusat,Provinsi maupun Kabupaten hingga pekerjaan untuk pengaspalan hotmik mulai d...

Jalan Betonisasi Adukan Campur Tanah Di Desa Pasanggerahan dengan Kota Dukuh Kecamatan Munjul sepanjang 1.750 Meter dan lebar 4 Meter Mulai Hancur

Gambar
Pan Beko yang buat ngaduk semencampur tanah Pandeglang Mediakota online.com Padahal sudah menjadi temuan pihak BPK-RI seperti apa yang telah dituangkan pada LKPD Pemkab Pandeglang TA 2013 terkait pihak Pemkab Pandeglang belum memiliki alat penguji komposisi campuran material dan kadar aspal, dimana diungkapkan bahwa keberadaan alat tersebut sangat diperlukan karena dapat digunakan juga untuk menekan pengeluaran pada belanja daerah khususnya yang digunakan oleh pihak Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Kabupaten Pandeglang, dimaksudkan agar bisa jadi tepat sasaran sesuai seperti apa yang diharapkan yaitu, hasil dari dana yang dikeluarkan untuk membiayai pembangunan melalui kedua Dinas dimaksud dapat bertahan lama. Bukan seperti apa yang terjadi selama ini, dimana hasil dari pembangunannya pada umumnya hanya bisa bertahan selama lebih kurang tiga bulan, bahkan ada yang baru seminggu telah ditemukan adanya kerusakan dibeberapa titik seperti pada pembangunan badan jalan m...