BPN SIAP TINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PRIMA YANG MEMUASKAN  KEPADA MASARAKAT DI KABUPATEN TANGERANG


Kabupaten tangerang-media kota/MK-Kepala Kantor BPN Kabupaten Tangerang Sudaryanto, mengaku cukup terkejut atas penghargaan yang diterima pihaknya dari Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4).
Penghargaan itu diberikan kepada Kantor BPN Kabupaten Tangerang, atas prestasinya dalam menerapkan pelayanan prima kepada masyarakat.
"Alhamdulillah, kami bersyukur bisa dapat penghargaan ini. Saya sama sekali gak menyangka bakal diberi penghargaan setinggi ini," ungkap Sudaryanto, kepada wartawan.
Dijelaskannya, penghargaan yang diperoleh lembaganya tak lepas dari hasil kerja keras seluruh jajaranya dan atas bantuan sejumlah elemen masarakat yang ada di daerah tersebut ini.
Tanpa bantuan, saran dan kritik dari seluruh elemen masarakat tersebut, kata dia, penghargaan itu tidak akan mungkin bisa diraih oleh lembaganya. "Kami ucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh elemen yang telah membantu BPN, sehingga kami dapat penghargaan ini," pungkasnya.
Lebih lanjut Sudaryanto, mengatakan dirinya berkomitmen akan mempertahankan prestasi itu dan terus meningkat kualitas pelayanan terhadap masyarakat.
Saat ini imbuhnya, BPN Kabupaten Tangerang, telah menerapkan program layanan prima atau service excelent, dimana program itu mencakup tiga hal diantaranya, One Day Service, Quick Wins Service dan Weekend Service.
"Semula, banyak pihak yang meragukan program- program itu bisa diterapkan dengan baik di wilayah ini. Namun, diluar dugaan program itu disambut baik oleh masyarakat dan menjadi andalan di kantor kami," katanya.
Diketahui, pemerintah melalui UKP4, memberikan penghargaan kepada lima lembaga, karena dinilai telah berhasil  menerapkan program layanan publik prima.
Kelima lembaga yang dianggap memiliki prestasi itu diantaranya, Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Tabungan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen), Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).( M.zakaria/zecky/euis heryani )

Komentar

Halaman

Diduga Langgar UU KIP, Proyek Irigasi di Munjul Pandeglang Tuai Sorotan

Melalui Talkshow RRI Banten, Polda Banten Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Karhutla dan Konsekuensi Hukum Pembakaran Lahan

Ketum FORSIMEMA-RI Dorong Penguatan Sinergi Melalui Agenda Coffee Morning di Media Centre PN dan Pengadilan Tingkat Banding

Mendes Yandri Minta Masyarakat Waspadai Konten Medsos yang Menyesatkan

Dugaan Permasalahan Limbah SPPG Saketi, FORJA Banten Dorong BGN Lakukan Audit dan Evaluasi Korcam