pengedara ninja tewas setelah menabrak polisi yang sedang merazia


TANGERANG-mediakotaonline.com/MK-
Saat Petugas Polresta Tangerang menggelar razia melaui Operasi Cipta Kondisi. Operasi tersebut diwarnai tewasnya seorang pengendara bermotor Kawasaki Ninja setelah menabrak polisi yang sedang menilangnya.

Briptu Hendrik, anggota Sabhara Polresta Tangerang mengalami luka-luka setelah ditabrak pengemudi kedaraan motor Kawasaki Ninja di kawasan Bizlink Cikupa, Kabupaten Tangerang. Pengendara sepeda motor Ninjapun terjatuh setelah menabrak polisi dan tewas di rumah sakit dengan luka yg serius.

Kasat Lantas Polresta Tangerang AKP Eko Bagus Riyadi menjelaskan peristiwa yang terjadi pada pukul 00.30 WIB, Sabtu (3/10/2015) dini hari tadi. Berawal ketika jajaran Satuan Sabhara Polresta Tangerang menggelar operasi Cipta Kondisi di kawasan Bizlink Cikupa tangerang.

Ya“Awalnya Briptu Hendrik mencoba menyetop memberentikan pengendara bermotor yang sedang melawan arus, namun tidak berhenti, kemudian yang bersangkutan melangkah mundur,” kata Eko kepada wartawan.

Di saat bersamaan pula, ada pengendara bermotor Kawasaki Ninja dari arah belakang motor pertama tadi melaju dengan kecepatan tinggi. Motor Ninja bernopol F-3032-PK ini kemudian menabrak Briptu Hendrik hingga terpental ke kiri sejauh 2 meter.

“Motor Ninja mengalami lepas kendali kemudian terperosot sejauh 27 meter dan terjatuh ke kanan,” tegasnya.

Setelah pengendara sepeda motor terjatuh, motor korban terus terperosot sejauh 55,8 meter. “Pengendara sepeda motor bernama Bagus usia 20 tahun, warga Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang itu diduga kepalanya membentur trotoal di pinggir jalan,” ungkapnya.

Pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan selanjutnya dievakuasi dan dibawa kerumah sakit,tapi nyawanya tidak tertolong setelah dibawa ke RS Ciputra Hospital. Korban mengalami luka di bagian kepala akibat benturan keras.

Sementara Briptu Hendrik mengalami patah-patah tangan kirinya dan dagunya lecet-lecet. Briptu Hendrikpun dibawa berobat ke pengobatan alternatif ahli tulang.(Zecky-M.zakaria

Komentar

Halaman

Diduga Langgar UU KIP, Proyek Irigasi di Munjul Pandeglang Tuai Sorotan

Melalui Talkshow RRI Banten, Polda Banten Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Karhutla dan Konsekuensi Hukum Pembakaran Lahan

Ketum FORSIMEMA-RI Dorong Penguatan Sinergi Melalui Agenda Coffee Morning di Media Centre PN dan Pengadilan Tingkat Banding

Mendes Yandri Minta Masyarakat Waspadai Konten Medsos yang Menyesatkan

Dugaan Permasalahan Limbah SPPG Saketi, FORJA Banten Dorong BGN Lakukan Audit dan Evaluasi Korcam