Pelayanan kesehatan di puskesmas kecamatan sumur berkurang

  hal tersebut di alami pasien bernama Adam Dempok asal taman jaya yang menderita sakit sesak napas dan harus segera



 mendapatkan pertolongan kesehatan, pihak keluarga Adam membawanya ke puskesmas terdekat( puskesmas sumur)untuk segera mendapatkan pertolongan namun

 sesampainya di puskesmas Adam harus menelan kecewa karena diarahkan harus ke puskesmas cibaliung karena di puskesmas sumur kata salah seorang petugas piket disini tidak ada oxigen semua tabung oxigen kosong. 



Menurut petugas piket pedahal hal inii sudah di laporkan ke kepala dan KTU agar segera membeli oxigen tapi sampai saat ini blm juga di belikan.

   Adam yang di antar rekan rekannya dari ormas BPPKB merasa kecewa  dan geram 

   dengan pelayanan puskesmas yang tidak melengkapi peralatan kesehatan seperti oxigen 

   Sementara kepala BLUD puskesmas sumur saat mau di konfirmasi sedang Tidak ada di kantor begitu pun di hubungi via tlp sedang tidak aktif 

   Hal ini di respon Ketua LSM Ampera Rozi, angkat bicara, seharusnya puskesmas selalu menyediakan hal yang dianggap penting

 untuk kepentingan pasien seperti oxigen,,ini semua di akibatkan kurang tanggap atasan/ kepala puskesmas terhadap keluhan perawat,yang sudah melaporkan bahwa tabung oxigen kosong tetapi tidak direspon.

masih kata Rozi saya minta Bupati Pandeglang segera mengganti kepala puskesmas sumur dengan yang baru yang cepat tanggap terhadap kebutuhan masyarakat dan bawahannya dan tidak terjadi kembali adanya pungli dana jaspel tutupnya.

Komentar

Halaman

Diduga Langgar UU KIP, Proyek Irigasi di Munjul Pandeglang Tuai Sorotan

Melalui Talkshow RRI Banten, Polda Banten Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Karhutla dan Konsekuensi Hukum Pembakaran Lahan

Ketum FORSIMEMA-RI Dorong Penguatan Sinergi Melalui Agenda Coffee Morning di Media Centre PN dan Pengadilan Tingkat Banding

Mendes Yandri Minta Masyarakat Waspadai Konten Medsos yang Menyesatkan

Dugaan Permasalahan Limbah SPPG Saketi, FORJA Banten Dorong BGN Lakukan Audit dan Evaluasi Korcam