Pemdes Gerendong Peduli Masa Depan Anak Melalui Program Magrib Mengaji dan Wajib Belajar MDTA

Published from Blogger Prime Android App
program Magrib Mengaji dan Wajib Belajar Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah



Medikota,Gerendong Kabupaten Pandeglang Banten -/ Pemerintah Desa Gerendong, bersama seluruh elemen masyarakat gencarkan program Magrib Mengaji dan Wajib Belajar Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA).

Hal itu diungkapkan Kepala Desa Gerendong Ramdoni kepada awak media Rabu (22/5), bahwa program tersebut diinisiasi dalam rangka menyelamatkan masa depan anak dengan memahami dasar dasar agama sebagai bekal kehidupan khususnya di masa depannya nanti.

" Sekarang kan banyak anak anak yang sudah mulai kecanduan gadget, televisi dll yang mana hal tersebut banyak memberikan efek kurang baik terutama terhadap psikologisnya, untuk mensiasati itu, kami unsur Pemerintahan Desa membuat program ini sebagai langkah mengarahkan anak anak kepada hal hal positif seperti memberikan nilai nilai agama sebagai landasan mereka di kemudiam hari " Ungkapnya.

Program tersebut dikatakan Ramdoni, merupakan hasil rapat bersama antara Pemdes dengan berbagai unsur lembaga di lingkungan Desa Gerendong pada tanggal 21 Mei 2024 yang tertuang dalam Surat edaran nomor 125/SE/Ds.2003/V/2024 tentang Program Magrib Mengaji dan Wajib MDTA.

Selain mengarahkan untuk magrib mengaji dan wajib belajar MDTA, guna mensukseskan program tersebut juga Pemdes bersama lembaga yang ada di Desa Gerendog itu juga menghimbau kepada orang tua agar mematikan Televisi, dan kepada pemilik usaha wifi agar menghentikan internetnya di jam 18.00 : 20.00 WIB.

" Kepada orangtua agar hendaknya dapat mematikan Televisi, dan kepada pemilik usaha wifi agar mematikan intermetnya di jam jam 18.00 - 20.00 WIB " Sambung Ramdoni.

Harapan nya, semoga dengan adanya program tersebut, dapat memberikan efek positif kepada masyarakat, khususnya anak anak di Desa Gerendong, Kecamatan Koroncong.

" Kita berharap yang terbaik saja, semoga langkah baik kita ini dapat menghasilkan hal hal baik juga di kemudian hari " Tutup Kades Gerendong.

Komentar

Halaman

Diduga Langgar UU KIP, Proyek Irigasi di Munjul Pandeglang Tuai Sorotan

Melalui Talkshow RRI Banten, Polda Banten Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Karhutla dan Konsekuensi Hukum Pembakaran Lahan

Ketum FORSIMEMA-RI Dorong Penguatan Sinergi Melalui Agenda Coffee Morning di Media Centre PN dan Pengadilan Tingkat Banding

Mendes Yandri Minta Masyarakat Waspadai Konten Medsos yang Menyesatkan

Dugaan Permasalahan Limbah SPPG Saketi, FORJA Banten Dorong BGN Lakukan Audit dan Evaluasi Korcam