Pelantikan Pejabat Pengawas Bnn: Komitmen Kuat Untuk Melawan Narkoba

Pelantikan Pejabat Pengawas Bnn: Komitmen Kuat Untuk Melawan Narkoba


Mediakotaonline, BNN Jakarta - Kepala Biro Sumber Daya Manusia Aparatur dan Organisasi (SDMAO) Badan Narkotika Nasional (BNN), M. Zainul Muttaqien, S.I.K., S.H., M.A.P., melantik sejumlah Pejabat Eselon IV di lingkungan BNN.

Agung Suseno, S.Sos, M.A., resmi menjabat sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha Pimpinan Bagian Tata Usaha Biro Umum Sekretariat Utama untuk Kepala BNN RI, dan Allfi Faradi, S.Sos, sebagai Kepala Seksi Analisis Intelijen Subdirektorat Intelijen Teknologi Direktorat Intelijen Deputi Bidang Pemberantasan BNN, usai dilantik pada Selasa, (7/1). 

Dalam sambutannya, Kepala Biro SDMAO BNN mengingatkan pentingnya integritas dalam melaksanakan sumpah dan janji jabatan. Hal tersebut diharapkan menjadi landasan moral dalam mengemban tugas sebagai pejabat pengawas di lingkungan BNN.

“Saya yakin, siapapun pemimpin negeri ini, para pejabat dan pegawai di BNN akan tetap menunjukkan kinerja yang luar biasa karena memiliki komitmen kuat dan nilai-nilai moral yang dipegang teguh,” tegasnya.

Dalam amanatnya, Kepala Biro SDMAO BNN mengajak seluruh pegawai BNN, khususnya pejabat yang baru dilantik, untuk menerapkan tiga prinsip utama dalam tugas mereka. Pertama, memandang kejahatan narkoba sebagai ancaman kemanusiaan dan peradaban. 

Selanjutnya, Kepala Biro SDMAO BNN meminta agar seluruh pegawai di lingkungan BNN untuk bertindak represif terhadap jaringan sindikat narkoba, termasuk memiskinkan mereka. Terakhir, pegawai BNN diminta untuk bersikap humanis terhadap penyalah guna narkoba dan mendukung upaya rehabilitasi mereka.

Pelantikan ini menjadi gambaran bahwa dinamika organisasi akan terus berkembang, dan seluruh pegawai BNN diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi demi melindungi masyarakat dan bangsa Indonesia dari ancaman narkotika. 

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

 

Komentar

Halaman

Diduga Langgar UU KIP, Proyek Irigasi di Munjul Pandeglang Tuai Sorotan

Melalui Talkshow RRI Banten, Polda Banten Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Karhutla dan Konsekuensi Hukum Pembakaran Lahan

Ketum FORSIMEMA-RI Dorong Penguatan Sinergi Melalui Agenda Coffee Morning di Media Centre PN dan Pengadilan Tingkat Banding

Mendes Yandri Minta Masyarakat Waspadai Konten Medsos yang Menyesatkan

Dugaan Permasalahan Limbah SPPG Saketi, FORJA Banten Dorong BGN Lakukan Audit dan Evaluasi Korcam