Warga Pandeglang Aksi Perbaiki Jalan Rusak secara Swadaya, Protes Kurangnya Perhatian Pemerintah

Warga Pandeglang Aksi Perbaiki Jalan Rusak secara Swadaya, Protes Kurangnya Perhatian Pemerintah

MKO, Pandeglang, Banten – Warga Kampung Waas, Desa Tapos, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, terpaksa turun tangan memperbaiki jalan provinsi penghubung Pandeglang dan Kabupaten Serang secara swadaya, Senin (12/5/2025). Langkah ini diambil karena mereka merasa kecewa dengan lambannya perbaikan jalan oleh pemerintah.


Jalan yang dikenal sebagai "Jalan Baru" ini, meski namanya seolah menjanjikan, justru dalam kondisi memprihatinkan. Hampir seluruh permukaannya dipenuhi lubang dan aspal yang mengelupas, mengancam keselamatan pengguna jalan setiap hari.


"Ironis, ini jalan utama penghubung dua kabupaten, tapi kondisinya rusak parah. Sudah puluhan tahun tidak ada perbaikan serius dari pemerintah, baik tingkat kabupaten maupun provinsi," ujar seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.


Menurutnya, warga setempat terpaksa bergotong royong memperbaiki jalan dengan material seadanya hasil swadaya, karena merasa diabaikan meski telah taat membayar pajak. "Kami merasa dirugikan, pemerintah seolah tutup mata. Padahal kami butuh jalan yang layak untuk beraktivitas," tambahnya.


Warga berharap pemerintah daerah, terutama Pemerintah Provinsi Banten, segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki infrastruktur jalan ini, demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat (Din/Red)
 

Komentar

Halaman

Diduga Langgar UU KIP, Proyek Irigasi di Munjul Pandeglang Tuai Sorotan

Melalui Talkshow RRI Banten, Polda Banten Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Karhutla dan Konsekuensi Hukum Pembakaran Lahan

Ketum FORSIMEMA-RI Dorong Penguatan Sinergi Melalui Agenda Coffee Morning di Media Centre PN dan Pengadilan Tingkat Banding

Mendes Yandri Minta Masyarakat Waspadai Konten Medsos yang Menyesatkan

Dugaan Permasalahan Limbah SPPG Saketi, FORJA Banten Dorong BGN Lakukan Audit dan Evaluasi Korcam