BUMDES TUNGGAL JAYA BELUM REALISASIKAN KEGIATAN KETAPANG PERLU PENGAWASAN SEMUA PIHAK

gambar ilustrasi 

BUMDES TUNGGAL JAYA BELUM REALISASIKAN KEGIATAN KETAPANG PERLU PENGAWASAN SEMUA PIHAK 

MKO, SUMUR..,Ketua LSM Ampera Kabupaten Pandeglang Royzy menyoal terkait Realisasi Anggaran program Ketahanan Pangan (Ketapang) Tahun 2025 tahap dua yang bersumber dari Dana Desa (DD) yang di kelola oleh BUMDES " tunggal jaya sampai berita ini ditulis belum di realisasikan oleh ketua BUMDES tunggal jaya HRD,.50 thn Kecamatan sumur Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, Perlu pengawasan semua pihak.

Pasalnya, Ketika awak media mendatangi lokasi realisasi Anggaran Ketahanan Pangan (Ketapang) yang dikelola oleh BUMDES Desa tunggal jaya yang bertempat di Kampung jarigao/ palingping dengan anggaran sebesar Rp. 41.054400, dengan bidang usaha yang di kelola yaitu penanaman jagung ."


Tetapi usut punya usut kebun jagung tersebut milik Polsek Sumur yang di klaim BUMDES tunggal jaya artinya BUMDES tunggal jaya belum melakukan kegiatan ketahanan pangan diduga dananya dipakai kepentingan pribadi.

Pedahal pihak pemdes tunggal jaya telah mengeluarkan RAB untuk segera dilakukan kegiatan nya,, demikian dikatakan salah seorang sumber yang namanya tidak mau ditulis.

Program Ketapang ini program wajib dari presiden.yang harus dilaksanakan ujar royzi lain dari pada itu ketua LSM Ampera untuk Pandeglang akan segera membuat pengaduan ke pihak aparat penegak hukum apa bila program Ketapang didesa tunggal jaya yang di kelola BUMDES tidak dilaksanakan.

Ketua BUMDES tunggal jaya saat mau di konfirmasi sedang tidak ada dirumah nya dan awak media berusaha menghubungi via HP nomor nya sedang tidak aktif.

Sekdes tunggal jaya saat di konfirmasi mengakui belum ada informasi dari pihak BUMDES dan pemdes pernah memanggil secara kedinasan tetapi ketua BUMDES HRD tidak datang.(tim)

Komentar

Halaman

Diduga Langgar UU KIP, Proyek Irigasi di Munjul Pandeglang Tuai Sorotan

Melalui Talkshow RRI Banten, Polda Banten Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Karhutla dan Konsekuensi Hukum Pembakaran Lahan

Ketum FORSIMEMA-RI Dorong Penguatan Sinergi Melalui Agenda Coffee Morning di Media Centre PN dan Pengadilan Tingkat Banding

Mendes Yandri Minta Masyarakat Waspadai Konten Medsos yang Menyesatkan

Dugaan Permasalahan Limbah SPPG Saketi, FORJA Banten Dorong BGN Lakukan Audit dan Evaluasi Korcam