GEMPA BUMI TEKTONIK M4.4 DIRASAKAN DI TARAKAN, KALIMANTAN UTARA


GEMPA BUMI TEKTONIK M4.4 DIRASAKAN DI TARAKAN, KALIMANTAN UTARA

*Kejadian dan Parameter Gempa Bumi*

Hari Sabtu, 08 November 2025 pukul 15:56:36 WIB, wilayah Tarakan diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki parameter dengan magnitudo 4.4. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3.31° LU dan 117.67° BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 9 km Tenggara TARAKAN-KALTARA pada kedalaman 10 km.


*Jenis dan Mekanisme Gempa Bumi*

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi kedalaman dangkal akibat aktivitas Sesar Tarakan.


*Dampak Gempa Bumi*

Berdasarkan laporan masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di Tarakan dengan intensitas 

IV-V MMI (Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang, dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.). Di Tanjung Selor dan Tana Tidung dengan intensitas  III-IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi.). Di Tanjung Redep dan Nunukan dengan intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa seakan-akan ada truk berlalu.). Hingga saat ini tidak terdapat laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan.


*Gempa Bumi Susulan*

Gempabumi ini merupakan susulan gempabumi utama dengan kekuatan M4.8 di Tarakan, Kalimantan Utara pada tanggal 05 November 2025 pukul 17:37:11 WIB. Hingga tanggal 08 November 2025 pukul 16:30:00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukan gempa ini merupakan gempa susulan ke 8 dari gempa utama ( _aftershock_ )


*Rekomendasi*

Kepada masyarakat di wilayah dan sekitarnya dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa bumi, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa bumi yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (@infoBMKG, @infoBMKG, http://www.bmkg.go.id, inatews.bmkg.go.id, Mobile Apps: wrs-bmkg / infobmkg).


Balikpapan, 08 November 2025


Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan


Rasmid, M.Si

Komentar

Halaman

Diduga Langgar UU KIP, Proyek Irigasi di Munjul Pandeglang Tuai Sorotan

Melalui Talkshow RRI Banten, Polda Banten Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Karhutla dan Konsekuensi Hukum Pembakaran Lahan

Ketum FORSIMEMA-RI Dorong Penguatan Sinergi Melalui Agenda Coffee Morning di Media Centre PN dan Pengadilan Tingkat Banding

Mendes Yandri Minta Masyarakat Waspadai Konten Medsos yang Menyesatkan

Dugaan Permasalahan Limbah SPPG Saketi, FORJA Banten Dorong BGN Lakukan Audit dan Evaluasi Korcam