Mensos Gus Ipul Ungkap Total Penyaluran BLTS Capai 27,3 Juta KPM


Mensos Gus Ipul Ungkap Total Penyaluran BLTS Capai 27,3 Juta KPM

MKO, Jakarta,Sabtu 22-11-2025, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkap progres penyaluran bantuan langsung tunai sementara (BLTS). Ia menyebut, bantuan tersebut telah disalurkan kepada total 27,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM).


"Progres penyaluran BLTS Kesra (Kesejahteraan Rakyat) total 27.335.477 KPM sudah disalurkan," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/11/2025).


Penyaluran itu dilakukan melalui Himbara dan PT Pos Indonesia. Rinciannya, Bank Mandiri telah menyalurkan kepada 4.022.294 KPM; BNI 5.147.530 KPM; BRI; 5.390.733 KPM; dan BSI 489.698 KPM. Sementara itu, PT Pos Indonesia menyalurkan kepada 12.285.222 KPM.


Lebih lanjut Gus Ipul juga menjelaskan penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler. Ia menyebut, bantuan pangan non-tunai (BPNT) atau sembako telah didistribusikan kepada 6.875.211 KPM.


Adapun dari jumlah tersebut sebanyak 6.091.958 KPM menerima bantuan sembako yang disalurkan melalui Himbara. Sedangkan lewat PT Pos Indonesia sudah menyalurkan BPNT ke 783.253 KPM.


"Bantuan sembako triwulan keempat yang belum salur sebanyak 11.401.872 KPM," ungkap Gus Ipul. Selanjutnya, Gus Ipul menyebut, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) pada triwulan keempat ini sudah disalurkan kepada 9.407.384 KPM.


Gus Ipul pun memastikan bahwa biaya salur dan petugasnya sudah dibiayai oleh pemerintah. Ia menekankan agar tidak ada pihak yang memotong jumlah bansos tersebut.

Komentar

Halaman

Diduga Langgar UU KIP, Proyek Irigasi di Munjul Pandeglang Tuai Sorotan

Melalui Talkshow RRI Banten, Polda Banten Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Karhutla dan Konsekuensi Hukum Pembakaran Lahan

Ketum FORSIMEMA-RI Dorong Penguatan Sinergi Melalui Agenda Coffee Morning di Media Centre PN dan Pengadilan Tingkat Banding

Mendes Yandri Minta Masyarakat Waspadai Konten Medsos yang Menyesatkan

Dugaan Permasalahan Limbah SPPG Saketi, FORJA Banten Dorong BGN Lakukan Audit dan Evaluasi Korcam