Sinergi Kementerian PU dan Kemenko IPK-PMK untuk Infrastruktur Tahan Bencana dan Ramah Lingkungan

Sinergi Kementerian PU dan Kemenko IPK-PMK untuk Infrastruktur Tahan Bencana dan Ramah Lingkungan 


Mediakotaonline, Kementrian PU Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menghadiri Audiensi Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Kesehatan, Ketahanan Bencana, dan Kota/Desa Ramah Anak-Disabilitas-Manula bersama Menko Bidang Infrastruktur danMenbangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno. Pertemuan berlangsung di Gedung Kemenko IPK, Selasa (14/11/2025).

Menko AHY menekankan pentingnya infrastruktur dalam mendukung program mitigasi bencana dan penyediaan fasilitas ramah perempuan, anak, lansia, serta penyandang disabilitas. “Indonesia rentan bencana alam, sehingga dibutuhkan langkah cepat dan preventif. Infrastruktur harus mampu menjawab kebutuhan ini melalui rehabilitasi, rekonstruksi, dan penguatan ketahanan bencana,” ujar AHY.

Selain itu, AHY menyebut infrastruktur berperan dalam peningkatan kualitas hidup, terutama mendukung Kementerian Kesehatan dalam pencegahan stunting dan penyakit menular. Rencana ke depan mencakup penyediaan ruang terbuka hijau yang ramah bagi kelompok rentan.

Menko Pratikno menambahkan pentingnya koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat dan daerah guna mewujudkan pembangunan SDM unggul. Ia meminta dukungan Kemenko IPK dalam program sanitasi, air bersih, dan ruang publik. “Pengurangan risiko bencana perlu diiringi edukasi masyarakat melalui dukungan pemerintah daerah,” katanya.

Menteri Dody menyampaikan Kementerian PU telah menggarap infrastruktur air minum, sanitasi, dan bangunan tahan bencana. “Isu utama sudah masuk dalam TA 2025. Kami mohon dukungan agar pelaksanaannya lancar,” ucap Dody. Ia juga menjelaskan pengajuan Inpres Air Minum dan Sanitasi serta program Sanimas yang tengah direview BPKP.

Untuk ketahanan bencana, Kementerian PU menerapkan standar bangunan tahan gempa sesuai SNI 1726 Tahun 2019 dan terus mensosialisasikannya ke masyarakat. “Kami berkoordinasi dengan BNPB untuk menentukan prioritas dukungan dalam pembangunan infrastruktur tahan bencana,” tegas Dody.(bryand/*)


 

Halaman

Diduga Langgar UU KIP, Proyek Irigasi di Munjul Pandeglang Tuai Sorotan

RW 11 Perum Citra Gading Gelar Berbagai Perlombaan, RT 08 Raih Prestasi Gemilang

Melalui Talkshow RRI Banten, Polda Banten Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Karhutla dan Konsekuensi Hukum Pembakaran Lahan

Dugaan Permasalahan Limbah SPPG Saketi, FORJA Banten Dorong BGN Lakukan Audit dan Evaluasi Korcam

Ketum FORSIMEMA-RI Dorong Penguatan Sinergi Melalui Agenda Coffee Morning di Media Centre PN dan Pengadilan Tingkat Banding