TNI AU Kerahkan Helikopter Caracal untuk Dukung Kunjungan Menhan RI ke Kapal Induk Prancis

TNI AU Kerahkan Helikopter Caracal untuk Dukung Kunjungan Menhan RI ke Kapal Induk Prancis

Mediakotaonline, TNI-AL/AU -  Angkatan Udara (TNI AU) berperan aktif dalam mendukung kelancaran kunjungan kerja Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Letjen TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin ke Nusa Tenggara Barat, Sabtu (1/2/2025). Kunjungan ini mencakup agenda strategis, termasuk peninjauan kapal induk Charles de Gaulle milik Angkatan Laut Prancis yang bersandar di Pelabuhan Gili Mas.

Setibanya di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Menhan RI yang didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., serta Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.(Opsla)., disambut langsung oleh Danlanud ZAM Kolonel Pnb Sonny Irawan, S.E., M.M.

Sebagai bagian dari dukungan operasi penerbangan (Dukopsbang), TNI AU mengerahkan dua unit helikopter Caracal guna memastikan kelancaran dan keamanan mobilitas rombongan. Penggunaan helikopter ini mencerminkan kesiapan operasional TNI AU dalam mendukung misi strategis yang melibatkan kerja sama pertahanan dengan mitra internasional.

Peninjauan kapal induk Charles de Gaulle menegaskan hubungan erat antara Indonesia dan Prancis dalam bidang pertahanan serta keamanan maritim. Kehadiran TNI AU dalam operasi ini tidak hanya menunjukkan kapabilitas dalam dukungan udara, tetapi juga peran strategisnya dalam mendukung diplomasi pertahanan yang memperkuat postur keamanan nasional. (DISPENAU@2025).

Halaman

Diduga Langgar UU KIP, Proyek Irigasi di Munjul Pandeglang Tuai Sorotan

Melalui Talkshow RRI Banten, Polda Banten Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Karhutla dan Konsekuensi Hukum Pembakaran Lahan

Dugaan Permasalahan Limbah SPPG Saketi, FORJA Banten Dorong BGN Lakukan Audit dan Evaluasi Korcam

Ketum FORSIMEMA-RI Dorong Penguatan Sinergi Melalui Agenda Coffee Morning di Media Centre PN dan Pengadilan Tingkat Banding

Mendes Yandri Minta Masyarakat Waspadai Konten Medsos yang Menyesatkan