Jelang Mudik Lebaran, Wamendagri Bima Cek Kelayakan Armada Bus di Terminal Leuwipanjang

Jelang Mudik Lebaran, Wamendagri Bima Cek Kelayakan Armada Bus di Terminal Leuwipanjang

MKO, Kementerian Dalam Negeri RI Bandung – Menjelang mudik Lebaran Idulfitri 1446 Hijriah, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meninjau kelayakan armada bus di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Jawa Barat. Dalam kunjungan tersebut, Bima didampingi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

“Ini kita harus pastikan bahwa sistem pemeriksaan itu berjalan dengan baik, terutama kelayakan kendaraan,” jelas Bima di sela peninjauannya, Sabtu (22/3/2025).

Bima menekankan pentingnya memastikan masa berlaku dokumen uji kelayakan kendaraan umum sekaligus mengecek kondisi fisik kendaraan, terutama sistem pengereman. “Walaupun uji kelayakannya masih ada, tapi secara fisik harus dicek,” jelasnya.

Menurutnya, pengujian fisik tetap diperlukan meskipun kendaraan telah mengantongi dokumen kelayakan. Langkah ini penting untuk memastikan kendaraan benar-benar siap beroperasi.

“Jangan sampai di masa mudik yang makin memuncak ini kemudian terjadi persoalan-persoalan teknis yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa,” jelas Bima.

Ia juga mengapresiasi Wali Kota Bandung dan jajarannya yang turut memantau langsung pemeriksaan transportasi umum di lapangan.

Di sisi lain, Bima mengimbau para kepala daerah agar turun langsung memastikan kelancaran jalur mudik di wilayahnya, termasuk dengan menertibkan pasar tumpah yang berpotensi menghambat arus kendaraan.

“Harusnya bisa diantisipasi, jadi H-5 [dan] H+5 [Lebaran] itu dipastikan pasar-pasar itu steril,” jelasnya.

Selain itu, kepala daerah juga diimbau untuk mengecek dan memperbaiki infrastruktur jalan yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

“Kepala daerah diminta sebaiknya untuk stand by memonitor, karena bagi kepala daerah itu tidak ada hari libur,” tandas Bima.

Puspen Kemendagri

Komentar

Halaman

Diduga Langgar UU KIP, Proyek Irigasi di Munjul Pandeglang Tuai Sorotan

Melalui Talkshow RRI Banten, Polda Banten Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Karhutla dan Konsekuensi Hukum Pembakaran Lahan

Ketum FORSIMEMA-RI Dorong Penguatan Sinergi Melalui Agenda Coffee Morning di Media Centre PN dan Pengadilan Tingkat Banding

Mendes Yandri Minta Masyarakat Waspadai Konten Medsos yang Menyesatkan

Dugaan Permasalahan Limbah SPPG Saketi, FORJA Banten Dorong BGN Lakukan Audit dan Evaluasi Korcam